loader image

Inspeksi Mutu Vaksin Covid-19, BPOM Terbang ke Tiongkok

Guna memastikan mutu vaksin Covid-19 yang diproduksi di Tiongkok, BPOM lakukan inspeksi mutu langsung. BPOM bersama lembaga-lembaga terkait telah berangkat, Kamis (15/10). Ilustrasi/Foto: AP/Ng Han Guan

Jakarta – Tim Inspektur Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan inspeksi ke Tiongkok, Kamis (15/10) untuk memastikan kualitas vaksin Covid-19 yang akan dibeli oleh pemerintah Indonesia.

Direktur Registrasi Obat Badan POM Lucia Rizka Andalusia mengatakan bahwa tim inspektur CPOB Badan POM telah berangkat ke Tiongkok untuk melakukan inspeksi ke tiga sarana produksi di negeri itu yakni Sinovac, Sinofam, dan Kansino.

BPOM berangkat bersama dengan tim dari Kementerian Kesehatan, tim dari LP POM MUI, tim dari PT Biofarma sebagai produsen yang akan mengimpor vaksin tersebut.

“Tanggal 15 Oktober, tim inspektur CPOB Badan POM berangkat ke Tiongkok untuk melakukan CPOB di fasilitas produksi vaksin yang akan dibeli oleh Pemerintah Indonesia. Tim inspektur BPOM akan melakukan inspeksi ketiga sarana produksi yang ada di tiongkok, yaitu Sinovac, Sinofam, dan Kansino,” ujar Lucia dalam konferensi pers tentang Pengawalan BPOM Dalam Penyediaan Vaksin Covid-19 di Jakarta, Kamis (15/10).

Melalui inspeksi tersebut, lanjutnya, Badan POM melakukan pengamatan langsung terhadap kepatuhan industri dan memproduksi vaksin sesuai dengan persyaratan CPOB. Dengan demikian, pihaknya dapat memastikan mutu vaksin Covid-19 tersebut sebelum dikirim, diedarkan, dan dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia.

“Serangkaian kegiatan inspeksi tersebut ditujukan untuk mempercepat akses vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu di Indonesia. Kami akan dapat memastikan mutu vaksin sebelum produk itu boleh beredar di masyarakat,” tambah Lucia.

Ia juga menuturkan bahwa Badan POM mendapat tugas untuk mengawal khasiat dan keamanan mutu penyediaan vaksin Covid-19, mulai dari uji klinik sebagai bagian dari pengembangan produk vaksin, sampai dengan proses produksi dan peredarannya di masyarakat nanti. Salah satu bagian dari upaya pengawasan itu yakni melakukan inspeksi cara pembuatan obat yang baik atau yang dikenal dengan GNP Inspection, yang dilakukan di fasilitas produksi vaksin.

“Dari segi khasiat kamanan vaksin, Badan POM mengawal pelaksanaan uji klinik vaksin mulai dari penyusunan protokol uji klinik dan pemberian persetujuan pelaksanaan uji klinik sampai dengan pelaksanaan kegiatan uji klinik tersebut,” katanya.

Pengawalan pelaksanaan uji klinik dilakukan dengan inspeksi secara berkala untuk melihat pemenuhan kaidah cara uji klinik yang baik dan kesesuaian antara penerapan protokol yang disetujui dengan pelaksanaan uji klinik tersebut. “Sejauh ini, dari pelaksanaan uji klinik kami, tidak ada efek sampai yang serius akibat pemberian vaksin uji tersebut,” kata Lucia.

Vaksin dan vaksinasi dinilai menjadi langkah jitu untuk untuk mengatasi penyebaran pandemi yang disebabkan virus SARS Cov-2 ini. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional atau #SatgasCovid19 Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa vaksin dan vaksinasi memiliki manfaat ganda, yakni melindungi diri sekaligus melindungi ling­ku­ngan. Dia melanjutkan, banyak pandemi ber­hasil diatasi dengan ditemukannya vaksin. cnn-i