loader image

Ditolak Rujuk Joni Bakar Rumah

DIAMANKAN – Pembakar rumah mertua, Joni Arsetian (34), saat diamankan dari kolong rumah eleh polisi dibantu warga sekitar. mb/ist

BANJARMASIN  – Polsek Ban­jar­masin Barat pastikan pria terduga pelaku pembakaran rumah di jerat pasal 187 KUHP maksimal hukuman penjara selama 12 Tahun.

Pelaku pembakaran rumah pekerja buruh, Joni Arsetian (34), warga Jalan Banyiur Luar,  RT14, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat,  Kota Banjarmasin.

Akibat ulah Joni itu, tiga rumah penduduk yang kini tinggal sisa puing arang, yaitu rumah mertuanya Ibr­amsyah, rumah H Rusdi dan rumah H Sugiannor. Kapolsek Banjarmasin Barat, melalui Kanit Reskrim setempat, Iptu Yadi Yatullah SH membenarkan terjadi kebakaran.

Tiga rumah warga, di TKP, Jalan Banyiur Luar, RT14, No. 15, Ke­lu­rahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin tinggal sisa puing arang.

“Rupanya ada unsur kesengajaan, diduga penyebab kebakaran itu di sengaja di bakar oleh pria yang tak bertanggung jawab,” ucap Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah.

Waktu kejadian Sabtu (17/10/2020), sekitar pukul 03.00 Wita, korban Ibu Rumah Tangga, Lidya Agustina (34), warga di TKP, Banyiur luar RT14, No. 15, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjrmasin.

Pelaku Joni Arsetian (34), di tangkap oleh Ops Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, dibantu warga sekitar, Sabtu (17/10/2020), sekitar pukul  18.00 Wita, di kolong rumah warga di Jalan Sepakat Ujung, Ke­lu­ra­han Teluk Tiram, Kecamatan Ban­jar­ma­sin Barat, Kota Banjarmasin.

Pelaku pembakaran rumah alami luka bakar, pada bagian tangan kanan, bagian punggung kanan, kedua kaki alami luka bakar. Oleh polisi pelaku yang terluka bakar, dibawa ke UGD, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan, untuk di lakukan tindakan medis.

Olah TKP di lokasi kebakaran polisi mendapatkan barang bukti, berupa satu lembar celana panjang warna abu – abu yang masih ada aroma bensin, satu lembar baju warna biru yang masih ada bau bensin.

Dari keterangan didapat dini hari itu tetangga korban H Rusdi masuk ke rumah korban, karena   ada keributan, dan saksi melihat Joni Arsetian di tangannya sudah menyalakan korek api mancis.

Dan api berkobar di lantai rumah dan dinding rumah, lalu saksi me­na­ng­kap pelaku Joni, namun Joni berhasil kabur. Selanjutnya saksi meminta pe­r­to­lo­ngan ke warga karena api sudah membesar di rumah itu, angin kencang api juga  merambah rumah saksi H Rusdi dan H Sugiannor.

Api tidak merambah ke rumah warga lainnya, sigapnya  barisan pemadam kebakaran melakukan pembasahan. Akibat kebakaran tiga rumah sisa puing arang, 20 jiwa hilang tempat tinggal, kerugian Rp1 milyar, 100 juta. sam/ris