loader image

Proyek Siluman Memakan Korban

Mobil merah Daihatsu Sigra DA 1526 MD, yang rengsek akibat menabrak tiang jembatan

MARABAHAN – Pembangunan pelebaran jalan di kawasan Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti yang diduga merupakan proyek siluman memakan korban.

Akibat pembangunan pelebaran jalan yang tidak selasai yang tidak jelas dikerjakan oleh siapa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,

Kecelakaan terjadi dibatas pelebaran jalan yang mana jembatannya tidak lebari dan tidak dikasih tanda. Sebuah mobil Daihatsu Sigra warna merah bernopol DA 1526 MD terparkir dipinggir jalan dengan kondisi rengsek dibagian depan,Jumat (16/10/2020).

Menurut warga mobil tersebut yang tidak dijelas dikemudikan oleh siapa mengalami laka tunggal menabrak tiang jembatan.

Aris salah satu warga mengatakan bahwa sejak jalan dilakukan pelebaran  kecelakaan sudah sering terjadi.

Yang mana terjadi kecelakaan hampir sama, yakni di pembatas jalan atau jembatan yang masih kecil dan tidak ada diberi tanda pada jembatan.

“Kemungkinan dikira sopir kalau jalan itu lempang, tidak tahunya ada jembatan hingga terjadilah laka tunggal,”ucap Aris

Tidak jelas mengenai kondisi korban, karena diperkirakan terjadi laka pada malam hari, namun hingga siang hari mobil tersebut masih berada disana, tepatnya diseberang kantor Samsat Handil Bakti. Ironis lagi masalah ini seakan tidak ada tindakan dari pihak terkait.

Padahal menurut Ketua LSM Forum Rakyat Peduli Bangsa Dan Negara (Forpeban) H Din Jaya, kalau memang itu tidak ada diberi tanda pada jembatan dan mengakibatkan korban meninggal bisa dituntut, sesuai dengan Undang-undang lalu lintas.

“Kalau tidak ada tanda, berarti patut diduga telah terjadi kelalaian, dan ini bisa dituntut,”ucap Din Jayar.ris