loader image

Tim Karhutla Kunjungi Polda Kalsel

TERIMA – Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs Nico Afinta saat menerima Tim Supervisi Karhutla. mb/ist

BANJARMASIN – Tim Supervisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyambangi Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), Selasa (13/10/2020) pukul 12.00 Wita.

Kedatangan Tim yang diketuai Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H., beserta anggota Kombes Pol. Aminudin, S.H., Kombes Pol. Arief Agus Marwan, S.I.K., M.T., dan Kombes Pol Ade Harianto, S.H., M.M., dalam rangka Penanggulangan Karhutla Tahun 2020 yang disambut langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. beserta Wakapolda Kalsel, Direktur Reskrimsus Polda Kalsel dan Dansat Brimob Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. di Ruang Kerja Wa­k­a­polda Kalsel mengucapkan selamat datang kepada Tim Supervisi Karhutla dan meminta untuk memberikan arahan kepada para personel Jajaran Polda Kalsel dalam penanganan Karhutla.

Dia pun berpesan agar personel yang terlibat Operasi Pencegahan Karhutla agar bekerja keras penuh semangat di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan tugas di lapangan berjalan lancar, selamat, dan terhindar dari bencana. Mari kita serius melakukan pencegahan agar Kalsel bebas kabut asap,” ucap Kapolda Kalsel.

Sementara itu Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H., dalam penyampaiannya mengatakan, Kalsel masuk dalam kategori hot spot area Karhutla, untuk itu pihaknya meminta kepada seluruh personel Polda Kalsel hingga Bhabinkamtibmas untuk secara aktif memantau situasi dan kondisi di wilayahnya.

“Susun SOP penanganan Karhutla dengan berkoordinasi dengan Pemda, TNI, BPBD, SAR dan Damkar. Selain itu lakukan pemetaan wilayah yang rawan terjadinya Karhutla, Implementasikan pemberdayaan masyarakat dan laksanakan kegiatan patroli terpadu” tegas Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H.

Dikatakannya, memang saat ini gaung Karhutla agak menurun disebabkan di sebagian wilayah Kalsel masih diguyur hujan, akan tetapi pihaknya tidak boleh lengah dengan kondisi yang demikian. Karena berkaca dari kejadian beberapa waktu yang lalu kejadian di Kalimantan Selatan.tri/ris