loader image

Pjs Wali Kota Ikuti Rapat Persiapan Wisuda

AUDITORIUM – Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard Rondonuwu (kiri) meninjau Auditorium ULM Banjarbaru yang akan digunakan untuk acara wisuda yang ke-97. mb/dio

BANJARBARU – Pjs Wali Kota Banjarbaru Dr Bernhard E Rondonuwu SSos MSi didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Ban­jar­baru Zaini, mengikuti rapat persiapan Wisuda ULM dengan Tim Legal Re­ko­men­dasi Satgas bersama Pe­nyelenggara Kegiatan Wisuda ULM, terkait pelaksanaan wisuda di ULM tahun 2020, Kamis (15/10).

Wisuda sendiri ren­ca­na­nya digelar di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Tampak perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Kasi Datun Dwi Kurnianto, Wakil Rektor I ULM Aminuddin Pratama Putra, Danramil Banjarbaru Anwar, Kepala PD3 Fakultas Kedokteran dr Edyson, dan perwakilan Satpol PP Kota Banjarbaru Sakir.

Wakil Rektor I ULM Aminuddin Pratama Putra mengatakan, wisudawan ber­jumlah 1.250 orang. Mahasiswa ULM terbanyak dari Kalsel, dan sebagian ada yang dari luar Kalsel . “Kapasitas Gedung Auditorium ULM dapat menampung kurang lebih 10.000 orang lebih,” ujarnya.

Wisuda yang ke-97 ini memperhatikan situasi Covid-19, maka pelaksanaan wisuda tetap dilaksanakan dengan prosedur yang telah ditentukan. Pelaksanaan sangat me­ngu­ta­ma­kan kesehatan dan ke­se­la­matan, semua sesuai SOP atau protokol kesehatan yang berlaku.

Melakukan monitoring pelaksanaan protokol ke­se­ha­tan, mempersilakan peserta memasuki ruangan pada pukul 08.45 Wita, dan selalu menerapkan 3M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Proses acara Wisudawa direncanakan selama satu jam. Sesi 1 dari pukul 09.00 sampai 10.00 Wita, sesi 2 jam 13.00 sampai 14.00 Wita. “Selalu memperhatikan keselamatan dan ketertiban serta aturan protokol ke­se­hatan,” katanya.

UKUR JARAK – Petugas Satgas mengukur jarak kursi untuk wisudawan disaksikan Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard Rondonuwu. mb/dio

Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard Rondonuwu menceritakan pengalamannya, yang sering mengatur pe­lak­sanaan wisuda, karena saat ini pandemi Covid-19, maka harus tetap mengedepankan protokol kesehatan. Ketika pelaksanaan wisuda di ULM tahun 2020 ini dimulai pukul 08.00 Wita, pintu masuk itu bisa me­nye­bab­kan terjadinya kerumunan orang.

Panitia ULM bisa menyiasati tindakan tersebut, dan bisa berkoordinasi dengan pihak Dishub, Polres, atau Pol PP Kota Banjarbaru, sebut Bernhard.

Menurutnya, panitia pelaksanaan wisuda ULM harus bisa bersikap tegas dan menyiasati untuk protokol kesehatan, terutama saat kerumunan di lokasi parkir dan masuk keluarnya para peserta wisuda, dan para pengantar, se­hingga tidak terjadi pe­num­pu­kan orang.

“Bagaimana menghindari kerumunan, bagaimana prosesi dan prosedur mengatur waktu, dan bagaimana mengatur masuk dan keluarnya orang, sehingga tak terjadi pe­num­pu­kan dan kemacetan,” ujar Bernhard.

Dimana hasil Rapat Tim Legal Rekomendasi Satgas bersama pihak Penyelenggara Kegiatan Wisuda sebut Bernhard, akan disampaikan dengan Satgas Provinsi Kalsel, dan berkasnya juga akan dibawa Satgas Pusat.

Dengan harapan, ini akan menjadi model pelaksanaan wisuda secara luring (luar jaringan) atau offline, khu­susnya di Kalsel dengan menerapkan protokol kesehatan, bila telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Satgas Covid-19. hum/dio