loader image

Peningkatan jalan mentewe Tanbu Kalsel cukup baik

Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hormansyah (tengah) bersama temannya H Agus Mawardi berfoto saat memantau hasil peningkatan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu),beberapa waktu lalu.{{antara}}

BATULICIN – Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hormansyah berpendapat, peningkatan jalan provinsi yang berada di wilayah Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) hasilnya cukup baik.

Pendapat anggota DPRD Kalsel dua periode itu di Banjarmasin, Selasa sesudah kunjungan kerja (Kunker) ke “Bumi Bersujud” Tanbu yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Kotabaru di paling timur provinsi tersebut, 11 – 12 Oktober 2020.

Jalan provinsi yang mengalami peningkatan menggunakan APBD Kalsel itu tepatnya Jalan Goa Liang Bangkai dengan nilai kontrak Rp4.687.874.176. 

LPA panjang 1,445 kilometer (km), lebar enam meter dari tebal 20 Cm, kemudian LPS kiri & kanan panjang 1,445 km, lebar 1,5 meter serta tebal 25 Cm.

Hasil peningkatan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalsel. Foto staf Komisi III DPRD Kalsel 11 Oktober 2020. (Istimewa/Nanda staf Komisi III DPRD Kalsel) Aspal panjang:1,445 km, lebar enam meter dan tebal lima Cm, lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergelar sarjana hukum, sarjana agama dan magister hukum itu.

Selain itu, peningkatan Jalan dan Jembatan Buluh Rejo – Rejo Sari dengan.nilai kontrak Rp9.161.878.749. Kiri panjang 2,595 km, lebar LPA 1,5 meter, LPS 1,5 meter, tebal LPA 30 Cm, LPS 38 Cm.

Kemudian kanan panjang penangan LPA 2,145 km, LPS   2,595 km, lebar LPA 1,5 meter, LPS 1,5 meter, tebal LPA 30 Cm, LPS 38 Cm. Aspal HRS-WC panjang 2,595 km, lebar  enam meter, tebal tiga Cm. HRS-Base panjang 2,595 km, lebar enam meter, tebal enam Cm, demikian Hormansyah.

Jalan provinsi di Bumi Bersujud Tanbu yang merupakan wilayah timur Kalsel itu menghubungkan dengan “Banua Anam” provinsi tersebut melalui Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Hasil peningkatan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalsel.

Tampak H Agus Mawardi – anggota Komisi III DPRD Kalsel sedang meninjau jalan tersebut, 11 Oktober 2020. (Istimewa/Nanda staf Komisi III DPRD Kalsel) di Banua Anam Kalsel itu terdiri 13 Kabupaten Tapin, HSS, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Bagi mereka dari Banua Anam mau ke Batulicin (260 kilometer timur Banjarmasin), ibu kota Tanbu atau ingin ke Kotabaru (300 kilometer timur Banjarmasin) bisa memperpendek jarak/jalanan lewat Lumpangi HSS.

Sebelum ada jalan Kandangan (135 kilometer utara Banjarmasin), ibu kota HSS – Lumpangi – Batulicin tersebut, warga masyarakat Banua Anam yang ke wilayah timur Kalsel harus lewat Banjarbaru yang memakan waktu perjalanan dengan naik mobil berkisar enam – tujuh jam.

Tetapi dengan lewat Kandangan – Lumpangi – Batulicin lama tempuh pakai mobil cuma sekitar empat jam atau dapat menghemat waktu lebih kurang dua jam serta bahan bakar minyak (BBM).{{an/mb03}}