loader image

Kalsel Siapkan Tenaga Terampil Tanggulangi Bencana

KEPALA Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Siti Nuriyani berfoto bersama instruktur dan pejabat Dinas Sosial kabupaten/kota usai pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) se-Kalsel tahun 2020. humpro

BANJARMASIN – Dalam rangka menyiapkan tenaga terampil dalam penanggulangan bencana, Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial setempat melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi pengurus kampung siaga bencana (KSB) tahun 2020.

“Kami berharap melalui Bimtek ini akan mampu mening­katkan kemampuan dan keteram­pilan pengurus KSB di Kalsel dalam penanganan ben­cana,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Hj Siti Nuriyani, di Banjarmasin, kemarin.

Harapan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel itu terungkap saat menyampaikan sambutan seka­ligus membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) se-Kalsel tahun 2020.

Menurut Nuriyani, KSB yang telah dibentuk pemerintah merupakan salah satu model penanggulangan bencana ber­basis masyarakat dan hingga kini di Kalsel telah terbentuk se­banyak 22 KSB tersebut pada 12 kabupaten/kota se-Kalsel.       

Pembentukan KSB, kata Nuriyani, bertujuan mengurangi jumlah korban, kerusakan sarana dan prasarana yang rusak dan terganggunya kehidupan masya­rakat dengan mengandalkan sumber daya dan kemampuan masyarakat setempat.

Dia berharap, kedepan akan terus berkembang KSB di Kalsel sehingga tercipta kepedulian yang tinggi dari masyarakat terhadap penanggulangan bencana teru­tama melakukan pencegahan dini terhadap bencana.

Bagi KSB yang sudah ter­bentuk hendaknya dilakukan pembinaan lanjut sebagai modal ketahanan sosial dan memberikan perlindungan sosial bagi korban bencana alam maupun bencana sosial, bahkan bencana non alam seperti pandemi Covid-19.

“Saya berharap kabupaten/kota membangun kembali kam­pung-kampung siaga ben­cana melalui APBD masing-masing agar dapat mengurangi resiko jumlah korban bencana dan menjadikan masyarakat yang terlatih dan akrab bencana,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana, Achmadi, SSos melaporkan, Bimtek pengurus KSB tahun 2020 diikuti sebanyak 60 orang berasal dari 22 KSB di Kalsel yang telah terbentuk sejak tahun 2010.

Pembentukan KSB itu, kata Madi (sapaan akrabnya) berada di daerah rawan bencana yang setiap tahun terjadi seperti bencana alam banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan kebakaran.

Tujuan Bimtek, kata Ach­madi yang juga Kasi Perlin­dungan Sosial Korban Bencana Alam itu, dalam rangka men­yiapkan tenaga terampil penang­gulangan bencana di bidang per­lindungan sosial bagi korban bencana alam, sosial dan bencana non alam.

Selain itu, dengan adanya Bimtek ini tertanganinya korban bencana dengan cepat, terarah dan terpadu serta menjadikan masyarakat untuk akrab bencana se­hingga ketika terjadi ben­cana masya­rakat tidak men­jadi panik. ani