loader image

Ciduk Maling Motor Parkiran PT. SST

CURANMOR – Pelaku curanmor M Rizal alias Entong (28), dan barbuk motor curian. mb/ist

BANJARMASIN – Lima hari melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan cu­ran­mor­ di parkiran PT. Surya Satria Timur.

Akhirnya Ops Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, di back up Reskrim Polsek Banjarmasin Utara Polresta Banjarmasin, berhasil men­ciduknya.

Pelaku curanmor itu rumahnya tidak jauh dari rumah tinggal  korban, belum diketahui apakah pelaku itu sebelumnya memiliki dendam dengan korban.

“Kita ciduk pelaku curanmor, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi,” ucap Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko SIK MH, melalui Kanit Reskrim setempat, Iptu Yadi Yatullah SH.

Dijelaskan waktu kejadian pencurian dilakukan oleh dua pelaku, pada Hari Jumat (11/10/2020), sekitar pukul 18.30 Wita. TKP pencurian di Jalan Ir Phm Noor,  tepatnya parkiran PT. Surya Satria Timur, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Pelaku M Rizal alias Entong (28), warga Jalan Jahri Saleh Komplek Jafri Zam – zam RT26,  RW01, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Korban Riski (20) warga Jalan Jahri Saleh, RT26, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

“Pelaku kita ciduk Hari Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 13.30 Wita, di Jalan Jahri Saleh Komplek Jafri Zam zam, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Penangkapan dilakukan oleh personil gabungan dari Unit Ops Polsek Banjarmasin Barat, di backup Unit Ops Reskrim Polsek Banjarmasin Utara.

Kita berhasil mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dan Barang Bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Banjarmasin  Barat, untuk proses lanjut,” kata Yadi Yatullah.

Menurutnya polisi juga menyita barang bukti satu  Unit Ranmor Yamaha Mio Scooter warna putih Nopol DA 6257 ZCQ tahun 2018, Noka : MH35EE 410JJ0 28450 Nosin : E3R2E1776754.

Turut di sita juga satu pasang plat palsu Nopol DA 6438 AGH.

Perbuatan melawan hukum dilakukan pelaku yang melanggar pasal 363 KUHP.

Di TKP yang mana menurut keterangan, korban masuk kerja sekutar pukul 06.47 Wita dan memarkir sepeda motor di TKP yang dalam keadaan terkunci stang.

Korban masuk ke dalam pabrik untuk bekerja didalam pabrik,  sepulang kerja pukul 18.30 Wita, sepeda motor sudah tidak ada alias hilang. sam/ris