loader image

Vinales Pantang Menyerah Buru Titel Juara Dunia

Inkonsisten – Maverick Vinales memetik hasil yang inkonsisten di MotoGP 2020. Getty Images/Mirco Lazzari gp

Jakarta – Maverick Vinales memetik hasil yang inkonsisten di MotoGP 2020. Itu tak membuat semangatnya mengejar titel juara dunia meredup.

Vinales memulai MotoGP 2020 dengan hasil yang cukup oke, finis sebagai runner-up di MotoGP Spanyol dan An­da­lusia. Tapi kemudian per­for­manya merosot.

Rider Monster Energy Yamaha itu hanya finis di urutan 14 dan 10 di Republik Ceko dan Austria, lalu gagal finis di Styria. Merebut pole di San Marino tak cukup untuk mengantarnya meraih ke­me­nangan, alih-alih hanya finis keenam.

Pebalap asal Spanyol itu lantas bangkit dengan ke­me­na­ng­an di MotoGP Emilia Romagna. Momentum malah hilang lagi setelah hanya finis di posisi 9 dan 10 di MotoGP Catalunya dan Prancis.

Naik-turun sepanjang musim ini, Vinales berada di urutan keempat kejuaraan dunia dengan 96 poin. Ia hanya 19 poin dari Fabio Quartararo yang memimpin, dengan Joan Mir (105) dan Andrea Dovizioso (97) berturut-turut di posisi 2-3.

Vinales pun melihat peluang untuk merebut titel juara dunia MotoGP masih sangat terbuka, walaupun hasil-hasilnya tak terlalu oke. Ia mengincar penebusan di empat seri berikutnya, dua di sirkuit Aragon dan dua lainnya di Valencia.

“Ini adalah kejuaraan di mana Anda tak pernah boleh menyerah. Sekarang ada lintasan-lintasan yang sangat bagus menjelang, Aragon dan Valencia, dua lintasan favorit saya di kalender balapan, jadi Anda harus ke sana dengan seluruh antusiasme dan motivasi,” ujarnya dikutip Autosport.

“Sejujurnya, saya pulang dari balapan ini (MotoGP Prancis) dengan kecenderungan positif. Pada akhirnya kami cuma harus lebih baik di kualifikasi, saya tak bisa melakukan satu putaran cepat, tapi sepanjang pekan kami punya laju kencang.”

“Jadi di Aragon, kami akan mencoba untuk tidak gagal, tampil tangguh di sana, dan memberikan tekanan ke para rival,” imbuh Vinales. raw/krs