loader image

Pjs Wali Kota Apresiasi Usulan Raperda Inisiatif DPRD

SAMBUTAN – Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwu memberikan sambutan saat Rapat Paripurna Penyampaian Dua Buah Raperda Inisiatif DPRD Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru, DR Bernhard E Rondonuwu, SSos MSi mengapresiasi usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD Kota Banjarbaru.

Hal ini diungkapkan Bernhard Rondonuwu saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Senin (12/10).

Bernhard mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dewan dan seluruh anggota dewan atas usulan dua raperda inisiatifnya yakni Raperda tentang Kepemudaan dan Raperda tentang Penyelenggaraan Penghijauan Kota dan Perlindungan Pohon.

Pada dasarnya Pemko Banjarbaru mendukung terhadap dua usulan raperda inisiatif yang telah disampaikan Ketua Bapemperda, karena  pada dasarnya raperda tentang Kepemudaan untuk mewujudkan pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinanan, mandiri, inovatif  dan bertanggung jawab.

Selain itu, sebut Bernhard, Kota Banjarbaru saat ini belum memiliki payung hukum sebagai dasar dalam penyelenggaraan kepemudaan dan Raperda tentang Penyelenggaraan Penghijauan Kota dan Perlindungan Pohon.

USULAN – DPRD Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Usulan Raperda Inisiatif DPRD Kota Banjarbaru

Dalam rangka memelihara kelestarian lingkungan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan agar tercipta lingkungan perkotaan yang nyaman, segar, indah dan bersih.

Pemko Banjarbaru sepakat dua buah Raperda tentang Kepemudaan dan Raperda Penyelenggaraan Penghijauan Kota dan Perlindungan Pohon dapat diproses sesuai mekanisme tahapan, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan untuk dapat menjadi perda.

Bernhard menambahkan, berkenaan dengan raperda yang merupakan inisiatif pemerintah kota, secara garis besar dapat disampaikan hal yang melatarbelakangi Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kota Banjarbaru nomor 06 tahun 2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Hal itu disebabkan adanya perubahan kewenangan perizinan pertambangan kepada pemerintah provinsi dan berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjarbaru tidak memiliki kawasan pertambangan sesuai Peraturan Daerah nomor 13 tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjarbaru Tahun 2014-2034.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Banjarbaru, Tarmidi, SP menjelaskan latar belakang usulan Raperda Kepemudaan ini yakni perlunya peran aktif pemuda, organisasi kepemudaan dan masyarakat dalam membentuk pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinanan, mandiri, inovatif  dan bertanggung jawab.

Sedangkan, Raperda Penyelenggaraan Penghijauan Kota dan Perlindungan Pohon, karena pihaknya menilai upaya penghijauan dan perlindungan pohon di Kota Banjarbaru masih kurang, jika dibandingkan kota lainnya di Indonesia. dio/ani