loader image

Anggaran Minim, Rehab Sarana Olahraga Tetap Jalan

BANJARMASIN – Rencana untuk memperbaiki sarana olahraga di Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun anggaran 2020 dipastikan akan berlanjut meski anggarannya terpotong untuk membantu penanganan covid -19.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, drs. H. Hermansyah juga memastikan rehab dan perbaikan sarana dan prasarana olahraga tetap menjadi prioritas pihaknya. 

” Tak masalah dengan pemangkasan anggaran sebab rehab sarana dan prasarana olahraga masih dapat dila­kukan, “ujar Hermansyah. 

Menurut mantan kepala dinas Infokom Kota Ban­jar­ma­sin tersebut,  rehab bisa dilalukan secara bertahap dan skala prioritas. 

” Rencana yamg sudah diprogramkan tetap jalan namun dilakukan secara bertahap,  “tuturnya. 

Diakuinya, tahun ini anggaran yang digunakan tak sebanyak tahun lalu, tapi program perbaikan sarana dan prasarana olahraga  tetap dijalankan. Apalagi gubernur tetap berkeinginan Kalsel menjadi tuan rumah PON,” katanya.

Tetapi, hal ini berlawanan dengan progres dilapangan, hanya Stadion 17 Mei yang terlihat berlanjut untuk direhab, sementara untuk sarana lain seperti SKB, GOR Hasanuddin HM  dan Lapangan Kayutangi sama sekali belum tersentuh rehab. Padahal anggaran 2020 sudah memasuki bulan Oktober, atau hanya men­yi­sa­kan masa kerja sekitar 2 bulan lebih.

Sementara, dengan ini juga beberapa gelaran olahraga baik lokal maupun nasional mengalami penundaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan (Kalsel) alihkan anggaran sebesar Rp33,9 miliar untuk penanggulangan covid-19.  Pengalihan anggaran ini dilakukan secara bertahap untuk penanggulangan dampak Covid-19 yang dilaksanakan oleh Gugus Depan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pengalihan anggaran bersumber dari beberapa kegiatan yang mengalami penundaan seperti halnya PON dan beberapa kegiatan lainnya yang digelar tahun ini. “Istilahnya dikembalikan, namun digunakan untuk kegiatan lain yakni penang­gu­la­ng­an covid-19 saat ini,” demikiannya. via