loader image

SAMSAT Banjarmasin Satu Tunjukan Sikap Netral

Kepala UPPD SAMSAT Banjarmasin 1, Hj.Anni Hanisyah beserta karyawannya melepas langsung foto, banner brosur, pamlet,spanduk dan informasi yang terkait dengan Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor.(edoy)

BANJARMASIN – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Banjarmasin Satu tunjukan sikap netral dengan mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Sikap Netral tersebut ditunjukan karyawan dan karyawati UPPD SAMSAT Banjarmasin Satu dengan melakukan pencabutan atau pelepasan gambar, symbol, himbauan kepala daerah yang mencalonkan diri kembali yakni Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor baik itu berupa sepanduk, baleho, banner brosur, pamflet, audio, video dan informasi sejenisnya pada lingkungan kantornya.

Kepala UPPD SAMSAT Banjarmasin 1, Hj.Anni Hanisyah, mengatakan, sesuai surat Bawaslu dan surat edaran Gubernur Kalsel Nomor 800/1950-PKAP.3-BKD/2020 tentang Netralitas Aparatus Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

“Sesuai arahan dan surat edaran itu, kita harus mencopot semua atribut slogan-slogan yang berhubungan dengan Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor karena akan kembali mencalon sebagai Gubernur, kitakan ada arahan dari Gubernur sebagai bentuk netralitas ASN,”ujar Anni disela kegiatan pencabutan atribut Gubernur Kalsel, di UPPD SAMSAT Banjarmasin Satu yang terletak di Jalan A Yani Km 6, Banjarmasin, Sabtu (26/9) pagi.

Segala bentuk dari spanduk, baleho, banner danlainnya semua dicabut yang berhubungan dengan Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor sebagai bentuk netral ASN.”Ini juga merupakan kesadaran sendiri dan arahan Bawaslu kita ikuti aturan yang ada,”jelasnya.

Anni menambahkan UPPD SAMSAT Banjarmasin 1 juga selalu menjaga kondusifitas lingkungan kerja, profesional dan tingkat kinerja pengelolaan pendapatan daerah semaksimal mungkin, selalu menjaga kesehatan serta mematuhi protokol kesehatan.

Para wajib pajak yang datang ingin mengurus pajak kendaraan bermotornya diwajibkan untuk memasuki bilik pencegahan Covid-19,selain itu disiapkan tempat cuci tangan dan tentunya harus menggunakan masker dan selalu jaga jarak saat berada di dalam ruangan.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *