loader image

Bangun Pabrik Paracetamol

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan perusahaan pelat merah akan membangun pabrik paracetamol di dalam negeri. Hal itu dilakukan sebagai upaya memperbaiki rantai pasok (supply chain) di sektor farmasi. “Kami bangun pabrik paracetamol yang selama ini diimpor,” kata Erick dalam HSBC Economic Forum, Rabu (16/9).

Erick mengungkapkan konsolidasi BUMN saat ini salah satunya dilakukan dengan membentuk klaster usaha. Misalnya, klaster kesehatan dan industri armasi yang beranggotakan PT Bio Farma, PT Kimia Farma Tbk, PT Indo Farma Tbk, dan Petra Medika.

Dalam hal ini, Kimia Farma diarahkan untuk fokus ke produk kimia dan menekan kebutuhan impor obat-obatan. Lalu, Indo Farma fokus ke obat herbal. Selanjutnya, sektor farmasi juga disinergikan dengan 70 rumah sakit pelat merah.

Rencana pembangunan pabrik paracetamol sendiri sebenarnya telah berhembus sejak tahun lalu. Dikabarkan, Kimia Farma akan menggandeng anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor petrokimia. Sebagai catatan, produk turunan petrokimia dapat diolah sebagai bahan baku produk farmasi. rep/mb06