loader image

WFH ASN Pemko Dievaluasi

SEKDAKO Banjarbaru, H Said Abdullah. mb/dio

BANJARBARU – Work From Home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru akan dievaluasi. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi sistem kerja dari rumah (WFH) yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru sejak Agustus 2020.

“Kebijakan WFH ini dievaluasi, apakah efektif atau tidak untuk mencegah pe­nye­ba­ran dan penularan Covid-19,” kata sekdako, akhir pekan tadi.

WFH di Pemko Banjarbaru sendiri diberlakukan sejak awal Agustus 2020, dan di­per­pan­jang hingga pertengahan September 2020.

Sekdako menjelaskan, selama WFH diterapkan, jumlah pegawai yang hadir di kan­tor hanya 50 persen, dan 50 persen lainnya WFH.

“Selama WFH ini kita evaluasi berapa kehadiran pe­gawai,” ujarnya. Pegawai yang WFH harus bekerja di rumah, dan yang bekerja di kantor tidak terkesan orang­nya itu-itu saja.

“Selama WFH jumlah ASN yang hadir terkesan orangnya itu-itu saja, dan yang WFH justru seperti libur, padahal seharusnya bekerja di rumah,” katanya.

Sementara itu, pegawai yang bekerja di kantor, apakah tetap berinteraksi dengan yang lainnya sehingga berdekatan dan terjadi kerumunan, atau mampu menjaga jarak. Karena itu, pihaknya mengevaluasi WFH agar efektif sesuai tujuannya, tambah Sekdako. dio