loader image

Pengguna Masker Asal-Asalan Bakal Kena Sanksi

Memasangkan Masker  – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta saat memasangkan masker kepada salah satu warganya. hms

PELAIHARI – Memasuki mi­nggu kedua penerapan Pe­ra­tu­ran Bupati (Perbub) No 99 ta­hun 2020, tim gabungan terdiri dari Satpol PP Tala, Dinas Per­hu­bungan Tala, Polres Tala dan Kodim 1009 Pelaihari, me­ng­gelar razia masker.

Kegiatan razia masker tersebut dilakukan untuk menerapkan Peraturan Bupati (Perbub) No 99 Tahun 2020 di Terminal Tanah Habang menjadi lokasi utama razia masker, Senin (14/09).

Kegiatan razia dilanjutkan hingga ke jalan sekitaran Pasar Tapandang Pelaihari. Dalam pelaksanaannya giat ini turut dihadiri Bupati Tanah Laut, H Sukamta didampingi Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Tala, HM Faried Widiyatmoko.

Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Tala, HM Faried Wid­yatmoko usai menggelar razia tersebut menjelaskan, bahwa kebanyakan masyarakat yang terjaring merupakan pengguna masker yang tidak benar sesuai protokol ke­se­ha­tan.

“Meskipun orangnya pakai masker tapi diturunkan, hal itu dianggap tidak dipakai, kemudian dalam mobil juga ada yang tidak pakai masker, harusnya pakai, maka dianggap tidak pakai masker,” ujarnya.

Faried pun menyebutkan bahwa tercatat sejak awal September 2020 dalam penerapan Perbup No 99 Tahun 2020, jumlah mas­ya­rakat yang terjaring razia mencapai 70 orang.

“Tadi langsung diberi sanksi yang pertama yaitu harus membeli masker untuk dirinya sendiri, nanti kalau yang kedua kalinya (kembali melanggar) harus membeli lima masker untuk diserahkan ke PMI. Namanya sudah ada di database,” ujar Faried.

Lebih lanjut, Faried menyampaikan razia masker akan terus dilakukan di beberapa lokasi yang rentan melanggar peraturan. Ia pun berharap masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas agar dengan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir khu­s­us­nya di Tanah Laut. diskominfo/can/ani