loader image

Pemko Sosialisasikan Aplikasi Covid-19

HIBAH – Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menerima hibah Aplikasi AntiAntri.com dari Yogi dan Tris. mb/dio

BANJARBARU – Pemko Banjarbaru menyosialisasikan Ap­likasi Covid-19 dan Jaring Pe­ngaman Sosial di Kota Ban­jar­baru.

Sosialisasi yang digelar di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru ini, dihadiri  Wakil Wali Kota Banjarbaru H Dar­mawan Jaya Setiawan, Sek­re­taris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi, dan Asisten Pemerintahan Ir H Fah­rudin, Selasa (15/9).

Acara diikuti Kepala SKPD Kota Banjarbaru, Direktur RSID Kota Banjarbaru, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, LPM dan Forum RT/RW, se-Kota Banjarbaru.

Pada kesempatan itu, Rizki Rosadi dari Rumah Koding In­do­nesia menyampaikan tentang cara penggunaan Aplikasi Pe­nanganan Covid-19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Ban­jarbaru. Dan, Yogi bersama Tris menghibahkan Aplikasi AntiAntri.com untuk Pe­me­rintah Kota Banjarbaru.

Aplikasi ini sangat ber­manfaat untuk menghindari kerumunan orang banyak saat antre, sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19.

Rizki Rosadi menjelaskan, Rumah Koding Indonesia me­ru­pakan badan usaha yang ber­gerak pada bidang teknologi in­for­masi yang secara konsisten me­nggabungkan kreativitas, inovasi dan teknologi, untuk menghasilkan perangkat lunak sebagai solusi bisnis profesional.

Rumah Koding Indonesia juga merupakan lembaga pusat pelatihan pendidikan non formal seputar teknologi informasi. “Kami mengajarkan bahasa programer sejak anak-anak hingga dewasa sehingga menjadi leterasi baru menghadapi era re­volusi industri 4.0,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan me­nga­takan, beberapa minggu yang lalu telah menghubungi Rizki Rosadi, meminta dibuatkan aplikasi pe­man­tauan kesehatan warga dan berapa jumlah warga yang terdampak pandemi Covid-19.

PENGGUNAAN – Rizki Rosadi dari Rumah Koding Indonesia menjelaskan cara penggunaan Aplikasi Penanganan Covid-19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru. mb/dio

Menurut Darmawan, prog­ram ini sebenarnya mengingatkan apa yang telah disampaikan almarhum Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, yang pernah menyampaikan di hadapan para camat dan lurah.

“Beliau selalu meminta la­po­ran data-data kondisi warga mulai dari tingkat RT, baik itu warga yang datang dari luar daerah, warga luar yang datang ke tempat pian, kemudian warga pian yang sakit, warga yang ter­dam­pak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Adapun tujuannya sebut Dar­ma­wan, bisa mengetahui kondisi warga hingga tingkat RT, sehingga menjadi bahan untuk membuat keputusan di daerah tersebut.

“Aplikasi ini tentu akan memudahkan kita untuk me­nge­tahui kondisi warga kita mulai ting­kat RT, yang sakit, positif dan yang dirawat, serta di­ka­ran­tina dan juga yang sembuh serta yang meninggal ada berapa ba­nyak, kita dapat secara cepat me­nge­tahuinya dan juga aplikasi ini sangat bermanfaat untuk pem­be­rian Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru,” katanya.

Wakil Wali Kota Ban­jarbaru H Darmawan Jaya Se­tiawan me­ngu­capkan te­ri­ma­kasih kepada Riz­ki Rosadi, Yogi dan Tris yang me­ng­hi­bah­kan Aplikasi Pe­nanganan Covid-19 dan Jaring Pe­nga­man Sosial di Kota Banjarbaru dan Aplikasi AntiAntri.com untuk Kota Banjarbaru. dio