loader image

KemenPUPR Serahkan Aset Senilai Rp228 Miliar ke Pemprov Kalsel

Menandatangani – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor saat menandatangani serah terima hibah aset barang milik negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

BANJARMASIN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) me­la­kukan serah terima hibah aset barang milik ne­gara (BMN) senilai Rp228 miliar kepada Pe­merintah Provinsi Kalimantan Selatan, Se­nin (14/9) secara virtual di Gedung Mahligai Pan­casila.

Aset itu diserahkan kepada Pemprov Kal­sel untuk pembangunan Tempat pem­bu­angan akhir (TPA) sampah dan SPAM Re­gional Banjarbakula dan pembangunan ru­ang terbuka hijau (RTH) Kebun Raya Ba­nua di Banjarbaru.

Serah terima hibah aset ditandai Pe­nan­da­tangan Naskah dan Berita Acara Serah Te­rima Hibah atau Alih Status Barang Mi­lik Negara oleh Sekretaris Dirjen Cipta Karya PUPR, Iskandar dan Gubernur Kalsel, H Sah­birin Noor didampingi Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Direktur Jendral Cipta Karya Ke­men­terian PUPR melalui Sekretaris Dirjen Cipta Kar­ya PUPR, Iskandar mengatakan melalui hi­bah ini akan lebih meningkatkan kualitas pe­n­gelolaan kekayaan negara.

Beralihnya hak dan kewajiban atas aset BMN tersebut setelah serah terima hibah akan memperjelas tanggung jawab terhadap pe­ngoperasian dan pemeliharaannya.

Dengan demikian, aset yang dihibahkan da­pat memberikan pelayanan yang ber­ke­lan­jutan. “Aset yang dihibahkan akan ter­ca­tat sebagai aset Pemprov Kalsel sehingga dal­am pengoperasian dan pemeliharaan dapat di­anggarkan dalam APBD,” jelas Iskandar.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor ber­ha­rap aset BMN yang diberikan dapat mem­berikan manfaat bagi masyarakat dan pem­ba­­ng­unan di banua.

“Saya kira hal itu bukti sinergitas yang ba­ik antara Kementerian PUPR dengan Pem­prov Kalsel untuk bisa menjadikan Kalsel men­­jadi lebih baik lagi kedepannya,” tukas Pa­man Birin (sapaan akrab Gubernur Ka­l­sel) itu.

Sementara itu, Kepala BPPW Kalsel, Dar­djat Widjunarso mengatakan aset BMN ter­sebut diserahkan kepada Pemprov Kalsel un­tuk penataan yang akan dilaksanakan di­an­taranya pembangunan TPA dan SPAM Re­gional Banjarbakula dan pembangunan ru­ang terbuka hijau Kebun Raya Banua.

“Penataan aset akan segera dilakukan pen­catatan di dalam Sistem Informasi Ma­na­jemen Barang Daerah (Simbada) dan se­lan­jutnya akan berkoordinasi dengan Kantor Pe­layanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar pencatatan asetnya masuk ke dalam aset Pemprov Kalsel,” kata Dar­djat.

Lebih lanjut, Dardjat menjelaskan aset hi­bah itu merupakan pembangunan fisik ya­ng sudah dikerjakan di tahun 2016 sampai 2019.

“Jadi seluruh aset yang dihibahkan itu su­dah dikerjakan pembangunannya dan su­dah diresmikan oleh Presiden RI, Joko Wi­dodo untuk TPA Banjarbakula,” lanjut Dardjat.

Menurut dia, kedepannya pihaknya akan melakukan pekerjaan pembangunan un­tuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di ka­wasan Kelayan Barat dan ini masih dalam pro­ses pembangunan, penataan kawasan Gu­ru Sekumpul, SPAM Regional untuk air minum tahap dua 500 liter per detik dan pembangunan Kotaku untuk daerah Ram­pa Kabupaten Kotabaru. end/ani