loader image

Buser Barat Tangkap Buronan Penikam Sopir Truk

Pekerja buruh terduga pelaku penganiyaan terhadap sopir truk yang sempat buron selama tiga bulan dan di ciduk Unit Ops Reskrim. (ist)

BANJARMASIN – Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat menciduk seorang buronan polisi yang sejak Rabu (20/05/2020), masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), dalam perkara penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Terduga pelaku yang selama tiga bulan di buru kepolisian tersebut, adalah pekerja buruh, bernama M Arbain alias Bain (31), warga Jalan  Banyiur Dalam, RT42, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, kota Banjarmasin.

“Betul, Unit Ops Reskrim, menangkap buronan (DPO) penganiayaan, selama tiga bulan buruh ini di buru,” ucap Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko SIK, MH, melalui Kanit Reskrim Iptu H Yaditillah SH, Selasa (04/08/2020).

Dijelaskannya, buruh itu terbukti melanggar pasal pasal 351 KUHP, dan untuk waktu kejadian Rabu (20/05/2020) sekitar pukul 05.00 Wita, TKP di Jalan Intan Sari, Gang Warna Sari 2, RT34, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Untuknya korban selamat dari maut, korban bernama Ardiansyah (28), warga Jalan Intan Sari, Gang Warna Sari 2, RT34, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, kota Banjarmasin.

Pelaku di ciduk Senin (03/08/2020), sekitar pukul 20.30 Wita, di Jalan Intan Sari, Gang Warna Sari 2, RT34, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, kota Banjarmasin.

“Penangkapan buronan polisi itu oleh Unit Ops Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, di pimpin Kanit Reskrim, Iptu H Yaditillah SH,” kata Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko SIK MH.

 Selanjutnya pelaku di bawa ke Polsek Banjarmasin Barat, untuk proses hukum lebih lanjut. Saat ini M Arbain alias Bain (31), sudah ditetapkan tersangka, dan sudah mendekam di sel tahanan Polsek setempat.

Dia mengatakan pelaku sempat buron selama tiga bulan, usai insiden penganiayaan itu, dimana di TKP tersebut telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan (TPP) dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Menurut keterangan, saat korban sedang duduk di halaman rumah, tiba – tiba pelaku datang dan langsung memukul korban menggunakan tangan kosong, kemudian pelaku pulang ke rumahnya  dan kembali datang ke TKP.

Dengan membawa sajam jenis samurai dan menebaskan samurai tersebut ke bagian kepala korban. Atas kejadian tersebut korban menderita luka sobek pada bagian kepala dan luka memar pada bagian kepala, untuknya korban selamat dari maut. sam/ris