loader image

Dinas Gabungan Sidak Sejumlah Harga Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah

HARGA PANGAN – Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan pangan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) saat melakukan pengecekan Harga Pangan.{{muaz}}

BATULICIN – Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan pangan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan pengecekan Harga Pangan. Pengecekan dilakukan Satgas Ketahanan Pangan Tanbu dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilitas Harga Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1441 H.

Monitoring yang  dilaksanakan selama tiga hari tersebut dimulai dari wilayah Kecamatan Simpang Empat seperti Pasar Harian, Pasar Minggu, Minimarket Mentari dan Nurhaliza.

Kegiatan ini sendiri melibatkan beberapa pihak seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Disdagri, Bappeda, Dishub, Satpol PP Damkar dan Bagian Perekonomian.

Dari hasil monitoring itu didapati beberapa harga pangan pokok seperti Gula Rp12.500 s/d Rp13.000 per kg, Bawang Merah Rp25.000 s/d Rp30.000 per kg,

Selain itu, Bawang Putih Rp20.000 per kg, Minyak Curah Rp12.000 per liter, daging sapi harga Rp130.000 s/d Rp140.000 per kg,

Nah daging ayam ras Rp22.500 s/d Rp23.500 per kg, telur ayam ras Rp24.000 s/d Rp25.000 per kg, cabai rawit jenis tiung Rp35.000 s/d Rp45.000 per kg dan cabe merah besar Rp40.000 per kg.

Selanjutnya, dihari kedua Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu sebelumnya melakukan monitoring ke sejumlah toko penjualan sembako. Kali ini Satgas yang tergabung dari berbagai SKPD kembali menyasar ke beberapa gudang pusat distribusi yang berada di kawasan Kersik Putih, kemarin.

Ditempat itu beberapa tim mengecek harga dan mempertanyakan ketersediaan berbagai item sembako dalam gudang tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu H. Rahmad melalui Kasi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Jamaluddin mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka melakukan Pengawasan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1441 Hijriah.

“Adapun hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat Distributor harga masih dianggap stabil dengan rincian harga Gula Rp11.600 /Kg, Minyak Goreng Kemasan /1 liter Rp11.083 (MASKU) s/d Rp. 12.650 (Bimoli), Tepung Terigu Merk Lencana Merah Rp5.920 /Kg, Beras Kemasan /Kg Rp12.400 s/d Rp12.800, Beras Medium Lokal (Mekongga/Ciherang) /Kg Rp10.000,” sebutnya.

Dalam monitoring itu pihak nya juga mencatat stok yang keluar selama barang tersimpan dalam gudang yang jadi sasaran pemeriksaan tersebut.

“Kami mencatat, stok gula di CV. Surya Kencana dalam seminggunya mengeluarkan barang sejumlah 20 ton, untuk Stok Minyak Goreng dari PT Anugerah Karya Sejahtera 32 Ton dalam perbulannya. Sedangkan stok beras di UD. Sehati 10 Ton dalam perharinya,” katanya.

Dalam temuan dilapangan, ketersediaan pangan cukup tersedia dan stabilitas harga saat ini cukup stabil. Namun komoditas yang mengalami penurunan pemintaan berada pada minyak goreng, sehingga beberapa distributor melakukan promo dalam rangka menarik daya beli masyarakat.

“Menurunnya permintaan dan daya beli masyarakat dikarenakan mobilisasi, distribusi masih belum lancar, beberapa desa masih menerapkan lockdown. Serta disebabkan oleh beberapa perusahaan yang merumahkan karyawannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, dari hasil monitoring di beberapa minimarket, ditemukan pula beberapa bahan makanan yang kemasanannya rusak namun masih dijual, sedangkan barang kadaluarsa tidak ditemukan.

“Kami menghimbau kepada masyakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, tetap pada prinsip teliti sebelum membeli agar terhindar dari barang yang sudah tidak layak jual,” imbuhnya.(mz/mb03)