loader image

Wahid Haidiri Tanam Padi Perdana Bersama KNPI HSU di Babirik Hulu

TANAM PADI – Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Forkompinda dan KNPI Kabupaten HSU melakukan tanam padi perdana di desa Babirik Hulu Kecamatan Babirik.{{yusuf}}

AMUNTAI – Bupati HSU H Abdul Wahid HK menghadiri penanaman padi perdana di Desa Babirik Hulu Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), kemarin, Selasa (28/7)

Kegiatan juga dihadiri forkopimda Kabupaten HSU, kegiatan tanam padi perdana di kecamatan Babirik ini, dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-47 tahun Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Bupati HSU H Abdul Wahid HK menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam membangun desa. Karena dengan hadirnya pemuda ditengah-tengah masyarakat desa dapat menjadi pendorong dan tambahan energi.

“Karena darah pemuda terpancar energi positif dalam memajukan desa dan Banua untuk lebih baik lagi,” ujarnya Wahid.

Wahid meminta, kepada pemuda yang biasa merantau, agar merubah menetap di desa dengan untuk memajukan desa, karena banyak sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan diulah untuk menatap masa depan yang lebih baik.

“Hampir 89 persen Kabupaten HSU wilayah rawa merupakan anugerah dan banyak potensi lainnya, seperti lahan lebak, bisa dimanfaatkan menjadi lahan pertanian yang produktif, karena lahan di HSU lahan yang subur dapat dikelola dengan baik,” pungkasnya Wahid.

Sementara Ketua KNPI HSU Almien Ashar Safari menyampaikan terima kasih kepada masyarakat desa Babirik hulu menfasilitasi kegiatan hit KNPI ke 47 tahun, kegiatan tanam padi perdana.

“KNPI adalah pembinaan dan mempersiapkan generasi muda yang handal dan dapat menjadi harapan masa depan. Semoga menjadi media bagi pemuda HSU, khususnya Babirik untuk berkontribusi dalam bidang pertanian, karena sumber daya alam melimpah luas di HSU,” ujarnya.

Kepala Desa Babirik Hulu Lani dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang di berikan kepada desa babirik hulu dalam penyelenggaraan kegiatan tanam padi perdana ini, luas lahan yang akan di tanam seluas 75 hektar dan bibit yang akan ditanam prioritas bibit tunggal kelas bibit atau benih sejenis. (suf/mb03)