loader image

Sepeda Laku Akibat Lagi Tren

Bersepeda – Kadispora Kalsel, H Hermansyah sambut antusias masyarakat yang saat ini menggemari olahraga bersepeda. mb/Mad

BANJARMASIN – Bersepeda menjadi aktivitas yang digemari banyak orang saat pandemi Covid-19, terutama saat masuk new normal. Itu karena bersepeda menjadi olahraga yang bisa dilakukan dengan cukup fleksibel tanpa terikat tempat dan waktu.

Dengan bersepeda, orang-orang bebas melakukannya kapan pun di mana pun, selama lokasi bisa atau boleh dilalui sepeda. Sementara itu untuk olahraga lain, seperti berenang atau nge-gym, banyak tempat yang masih ditutup karena pandemi Covid-19.

Bersepeda yang kembali nge-tren pun membuat banyak orang berbondong-bondong membeli sepeda agar bisa melakukan aktivitas itu.

Bagi yang punya uang cukup, maka mereka bisa membeli sepeda baru di toko-toko sepeda. Namun, tidak sedikit orang yang mencari sepeda seken dengan harga lebih murah.

Hanya saja, meningkatnya minat masyarakat menggunakan sepeda berdampak pada naiknya harga sepeda di­pa­sar­an, tak hanya untuk sepeda baru, sepeda bekas pun melonjak naik.

Kadispora Kalsel, Her­man­syah mengatakan bahwa dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berolah raga khususnya bersepeda me­nu­tur­kan hal positif.

“Artinya masyarakat mulai sadar akan pentingnya gaga hidup sehat dengan olahraga, terutama dimasa pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.

Dispora menurutnya sudah berusaha untuk membudayakan olahraga di masyarakat, terkait lagi trend atau tidak olahraga ini, pihaknya melihat sisi positifnya saja yakni bang­kitnya semangat masyarakat untuk tetap menjaga kebugaran dan imun tubuh. Mad