loader image

RTBL Kota Banjarmasin Dibuat Per Zona

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin kini sedang menyusun Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Banjarmasin. Tahap awal RTBL diexpose untuk dua kawasan yakni kawasan Pangeran Hidayatullah dan Belitung, Banjarmasin Barat.

Kepala PUPR Kota Banjarmasin,  Arifin Noor mengatakan, RTBL merupakan bagian dari revisi Peraturan Daerah (Perda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Banjarmasin 2020 -2040 yang akan dilakukan. 

Menurut Arifin, RTBL ini dibuat sedetail mungkin dimana dibuat perzona dengan skala 1 : 5.000  “Banjarmasin  menjadi pioneer dalam pembuatan rencana detail tata ruang dengan skala peta 1:5.000,” jelasnya.  

Ia mengatakan, selama ini skala peta yang digunakan paling detail 1:2.500. Jika dibanding­kan dengan 1:5.000 tentu hasilnya akan lebih detail lagi. Sehingga ini bisa membantu memudahkan dalam mengatur tata ruang suatu wilayah.

“Jadi ini lebih detail lagi,” ujarnya usai membuka Expose Laporan Pendahuluan Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Koridor Jalan Pangeran Hidayatullah dan Belitung, di Hotel Swiss Bell, Rabu (29/7).

Dalam revisi Perda RTRW Kota Banjarmasin memang diatur terkait zonasi wilayah sesuai peruntukannya. Zonasi ini dibagi menjadi beberapa kawasan seperti industri, perumahan, perdagangan, ekonomi, dan pariwisata.

Tujuan penzonasian  untuk menentukan peruntukan suatu wilayah agar penataan kota yang dilakukan bisa terarah. Dalam penzonasian tersebut dibuat kembali sub-sub yang mengatur lebih detail terkait RTRW. Bahkan dengan rencana sedetail satu zonasi bisa memilih sub sebanyak 30 lebih.

Baca juga :  Satlantas Ingatkan Batas Kecepatan Armada BPK/PMK

“Contoh di Jalan Pangeran Hidayatullah Tinggi bangunan maksimal berapa, jangan sampai ada yang jomplang. Sampai 40 meter misal. Bagaimana spadannya agar terjaga, Tanaman apa yang akan ditanam, dan sebagainya. Itu di RTBL ini diatur semua,” jelasnya.

Nah, terkait Expose Laporan Pendahuluan Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Koridor memang dilakukan secara bertahap, untuk yang pertama ini dilakukan untuk Jalan Pangeran Hidayatullah dan Belitung yang terletak di dua Kecamatan, Banjarmasin Barat dan Utara.

“Semuanya wilayah akan dilakukan. Untuk pertama memang dua koridor ini terlebih dahulu,” bebernya. Lebih jauh, Arifin mengungkapkan, cukup banyak tahapan yang harus dilakukan terkait rencana revisi Perda RTRW yang dilakukan.  Ada 20 tahapan, dan saat ini sudah memasuki tahap ke 18.

Kemudian, tahapan lain yang harus dilalui sebelum nantinya dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Kota Banjarmasin dan disahkan sebagai Perda baru yakni meminta persetujuan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk selanjutnya didaftarkan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang. via