loader image

Valentino Rossi Tak Segan Belajar dari Vinales dan Quartararo

Belajar – Valentino Rossi tak segan belajar ke Quartararo dan Vinales. AP/David Clares

Jerez – Valentino Rossi memang jadi pebalap paling tua di MotoGP 2020. Tapi, itu tak menghalangi Rossi untuk belajar dari para juniornya di lintasan balap.

Rossi sudah memasuki tahun ke-20 berkiprah di MotoGP. Memasuki usia ke-41 tahun, Rossi rupanya masih ingin membuktikan kalau dia tetap kompetitif dibanding para pebalap muda lainnya, termasuk rekan setimnya Maverick Vinales.

Semakin tua umurnya, Rossi juga mendapat rival lebih banyak lagi, kali ini Fabio Quartararo yang musim depan akan menggantikan tempatnya di Monster Energy Yamaha.

Meski tak lagi setangguh masa mudanya, Rossi tetap berusaha untuk bersaing dengan para juniornya. Rossi membuktikan itu saat balapan MotoGP Andalusia 2020 di sirkuit Angel Nieto, Jerez, Minggu (26/7/2020) malam WIB kemarin.

Rossi memang cuma finis ketiga pada balapan itu, tapi dia mampu memberi perlawanan kepada Vinales sedari lap pertama. Bahkan Rossi lama berada di depan Vinales sebelum disalip di dua lap terakhir.

Bagi Rossi, ini adalah podium pertamanya setelah finis kedua di Austin musim lalu. Bersaing dengan Quar­tararo dan Vinales, yang notabene masih satu pabrikan, benar-benar dinikmati oleh Rossi.

Menurutnya kedua pebalap itu membuat dirinya terpacu untuk terus tampil kompetitif di atas lintasan balap. “Ada Vinales dan Quartararo yang amat kuat. Usia saya 41 dan mereka memberitahu saya untuk belajar menunggangi motor ini. Ini kebenarannya,” tutur Rossi seperti dilansir Tuttomer­catoweb.

“Ini hari yang indah bagi pembalap akademi. Sayang sekali Pecco [Bagnaia] dan [Franco] Morbidelli yang seharusnya bisa meraih hasil bagus jika tak ada masalah teknis,” sambung Valentino Rossi terkait performa dua anak didiknya di MotoGP Andalusia itu. mrp/rin