loader image

Jumlah Sembuh Covid Lebih 50 Persen Total Kasus Positif

Diperiksa  – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor diperiksa kondisi suhu tubuh saat memasuki salah satu kampung tangguh banua (KTB).

BANJARBARU – Gugus Tu­gas Percepatan Penanganan Co­vid 19 Provinsi Kalimantan Se­la­tan, Sabtu (25/7) melaporkan jum­lah pasien yang sembuh dari pa­paran Covid-19 bertambah 139 orang sehingga total kasus sem­buh menjadi 2.760 orang.

Total kasus sembuh di Kalsel ter­se­but lebih dari 50 persen dari tot­al kasus positif sejak pandemi ter­jadi yakni sebanyak 5.540 ka­sus. Kasus sembuh Covid be­ra­sal dari RSUD Ulin Banjarmasin sa­tu orang. Karantina Khusus Ba­pelkes Banjarbaru enam ora­ng.

Karantina Banjar 21 orang, Ka­rantina Tabalong empat orang, Kar­­antina Tanah Bumbu enam ora­ng. Karantina Kota Ban­jar­ma­sin 76 orang dan Karantina Kota Ban­jarbaru 25 orang.

Hari itu dilaporkan ada p­e­nam­bahan 118 kasus positif. Pe­nam­bahan kasus positif di­do­mi­na­si hasil tracing dan testing tim sur­veilance epidemiolog di ber­ba­gai kabupaten kota. Sementara kasus meninggal aki­bat Covid tercatat sebanyak 266 orang. Ada tiga orang di­la­por­kan meninggal hari ini.

Gubernur Kalimantan Sel­a­tan, H Sahbirin Noor selaku Ke­tua Gugus Tugas Percepatan Pe­na­ng­anan Covid-19 menyatakan, ber­syukur atas banyaknya jum­lah angka sembuh dari Covid di Kal­sel.

“Alhamdulillah, saya ber­pesan agar menjaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan se­hingga menjadi kebisaan baru da­lam aktivitas sehari-hari,” kata Pa­man Birin (sapaan akrabnya).

Gugus Tugas terus me­ni­ng­kat­kan kapasitas treatment baik me­lalui karantina khusus mau­pun rumah sakit. Hal itu dil­a­ku­kan untuk menekan angka ke­matian akibat Covid serta mem­per­cepat upaya penyem­buh­­an.

Masyarakat juga diimbau te­rus meningkatkan kesadaran un­tuk menerapkan protokol ke­se­hat­an pencegahan Covid 19 se­per­ti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sesering mu­ng­kin. “Mari saling bahu mem­ba­hu dalam upaya mencegah pen­ye­baran Covid 19,” ajak Paman Bi­rin. ary/ani