loader image

Lion Air Gugat KPPU Usai Putusan Kartel

JAKARTA – Lion Air mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Ja­karta Pusat atas putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam kasus penetapan harga tiket pesawat.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Man­dala Prihantoro bilang gugatan telah diajukan pada Jumat (10/ 07) dengan nomor perkara 365/Pdt.Sus-KPPU2020/PN Jkt.Pst.

 “Lion Air Group tidak terima atas hasil keputusan tersebut (ke­beratan). Untuk itu, Lion Air Group mengajukan keberatan sesuai jalur yang berlaku,” ujar Danang.

Gugatan tersebut mewakili tiga maskapai yang berada di bawah Li­on Air Group, yakni PT Batik Indonesia Air, PT Lion Mentari, dan PT Wings Abadi.

Sebelumnya KPPU menyatakan tiga maskapai swasta itu me­langgar karena terbukti bekerja sama dengan Grup Garuda yang ter­diri dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink In­donesia, PT Sriwijaya Air, dan PT NAM Air dalam pengaturan har­ga tiket.

Keputusan atas Perkara Nomor 15/KPPU-I/2019 tentang Dugaan Pe­langgaran Pasal 5 dan Pasal 11 UU Nomor 5 Tahun 1999 itu di­bacakan majelihakim KPPU dalam sidang terbuka yang di­lak­sa­na­kan pada 23 Juni 2020.

 “KPPU memutuskan bahwa seluruh terlapor secara sah dan me­ya­kinkan melakukan pelanggaran atas pasal 5 dalam jasa angkutan uda­ra tersebut,” tulis KPPU dalam keterangan resminya.

Sementara Pasal 5 UU Nomor 5 Tahun 1999 yang dilanggar tu­juh maskapai tersebut berbunyi: “(1) Pelaku usaha dilarang membuat per­janjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan padpasar bersangkutan yang sama.” cnn/mb06