loader image

Beras Siap Panen Lagi

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Budi buka suara soal isu ancaman krisis pangan di masa pandemi saat ini. Seperti prediksi Organisasi Pangan Dunia (FAO) jika kekeringan bakal melanda negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.

Pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan, keta­hanan pangan Indonesia saat ini masih cukup baik, khususnya untuk beras. Itu lantaran duku­ngan cuaca yang bersahabat, sehingga beberapa wilayah di Nusantara siap memasuki musim panen fase kedua.

 “Untuk Indonesia tidak usah khawatir, karena cua kita tidak seekstrim di luar. Prediksi kita sebelumnya sekarang sudah tidak panen, tapi sekarang masih panen di beberapa wilayah,” ujar dia dalam sesi bincang virtual, Selasa.

 “Bahkan di beberapa wila­yah sekarang sudah mulai tanam lagi, jadi akan ada panen lagi. Jadi kekuatan pangan kita boleh dikatakan masih stabil,” Buwas menekankan.

Namun demikian, ia menam­bahkan, Bulog tetap bersiap-siap terhadap kemungkinan terburuk. Seperti lewat penyerapan gabah guna mengantisipasi masa paceklik beras yang biasa dimulai tiap September.

 “Kita juga sudah persiapkan kemungkinan terburuk. Gabah juga sudah disiapkan. Tapi saya yakin dengan perhitungan, cuacaita tidak sekestrim di negara-negara lain,” tegas Buwas.

Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut juga men­ya­takan bahwa konsumsi pangan masyarakat Indonesia bukan hanya beras.

Buwas menyoroti keter­sediaan sagu di Papua yang melimpah, meski kini posisinya mulai tergantikan oleh kebutuhan konsumsi beras.

 “Tapi jangan hanya lihat pangan dari sisi beras. Ada kentang, umbi-umbian, itu harus dikelola dengan baik. Kalau kita mau bicara sagu di Papua, itu ada 450 juta ton per tahun pro­duksinya. Ini kekuatan,” seru Buwas.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi tugas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai leading sector pengem­bangan Food Estate atau lum­bung pangan di Kalimantan Tengah.

Kendati begitu, pem­ba­ngunan lumbung padi tetap akan dimonitor oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Peru­mahan Rakyat (PUPR).

 “Karena ini menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke Pak Menhan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati,” kata Jokowi. lp6/mb06