loader image

Nashvile, Karaoke Armani Nekat Beroperasi

Satpol Segera Lakukan Penertiban

Plt Kasatpol pp Pemko Banjarmasin, Fathurrahim SH MH

BANJARMASIN – Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM ) di Banjarmasin, seperti Nashvile, Karoke HBI Banjarmasin, Armani Karoke, Familiy Karoke Inul Vizta, nekat membuka beroperasi scara terang – terangan.

Padahal, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, yang dituangkan dalam Surat Himbauan Walikota Banjarmasin, Nomor 556/535 /Pengpar / Disbudpar pada tanggal 31 Maret 2020, isinya tentang penutupan / penghentian operasional sementara, dalam rangka mengantisipasi kewaspadaan Covid 19 di Banjarmasin.

Dalam surat itu, sangat jelas bahwa THM baik Diskotik, Pub, Karaoke dan sejenisnya, Rumah Biliar dan sejenisnya serta usaha penyelenggaraan hiburan, usaha kegiatan even organizer.

Serta sejenisnya yang berpotensi mengumpulkan khalayak orang ramai, diminta tetap mempedomani SE Walikota Banjarmasin Nomor 556/491/Pengpar/Disbudpar tanggal 20 Maret 2020 dan tetap diminta menghentikan kegiatan operasional sementara, sejak 1 April 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian hari.

Jika mengacu pada surat tersebut, seharusnya tidak ada satupun THM dan sejenisnya yang beroperasi, mengingat pandemi Corona terus meningkat di Banjarmasin.

Kendati sudah ada stament resmi, dari Pemko Banjarmasin, ternyata sejumlah THM, seperti Nashvile Karoke HBI Banjarmasin, Armani Karoke, Familiy Karoke Inul Vizta dan sejumlah tempat hiburan lainnya, sudah mulai beroperasi, sejak beberapa hari yang lalu.

General Manager HBI Eri Sudarisman mengungkapkan, pihaknya terpaksa membuka operasional karaoke, karena beban keuangan karyawan yang cukup tinggi.

THM disalah satu Hotel mewah, yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 4,5 Banjarmasin itu, lanjut Eri sapaan akrabnya, buka karena THM yang lain juga mulai beroperasi sejak beberapa hari terakhir.

“Kami terpaksa mulai operasi karena beban karyawan yang sangat tinggi. Selain itu THM yang lain juga sudah mulai buka,” ungkapnya.

Plt Kasatpol PP Banjarmasin Fathurrahim SH MH mengatakan, pejabatan sementara ini seperti menepis anggapan, bahwa pihaknya terkesan membiarkan sejumlah THM yang mulai beroperasi.

Mantan Sekretaris DPRD Banjarmasin itu, menjanjikan akan melakukan penertiban THM, yang berani beroperasi dalam waktu dekat, dikarenakan pengusaha sudah melanggar surat himbauan walikota tersebut.

“Kami sudah turunkan tim untuk memastikan THM mana saja yang beroperasi, dalam waktu dekat kami akan lakukan penertiban,” kagtanya.

Ditegaskan Fathurrahim, pihaknya juga akan melakukan pendekatan persuasif, kepada pengusaha THM yang mungkin, belum memahami Surat Edaran, yang dikeluarkan Disbudpar Banjarmasin tersebut.

Tak hanya itu, pihaknya sudah mendapat intruksi, dari Walikota Ibnu Sina, agar segera menyelesaikan persoalan ini dan tetap berpegang teguh, pada aturan yang ada, yakni pelarangan operasional THM di Banjarmasin.

Intruksi Walikota sudah sangat jelas, pihaknya segera tertibkan, hal Ini sudah sesuai aturan, karena Banjarmasin masih zona hitam,” Artinya belum ada surat resmi yang dikeluarkan Pemko Banjarmasin, yang isinya mempersilahkan THM di Banjarmasin buka,” tegasnya.edo