loader image

Inhaler ‘Anti Virus’ Tersedia Di Mini Market

JAKARTA – Kementerian Pertanian menuturkan produk-produk kesehatan hasil riset Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian terkait antivirus corona bisa dibeli di toko obat dan mini market. Produk berbentuk roll on dan inhaler itu berbahan dasar kayu putih (eucalyptus).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbang) Kementan Fadjry Djufry menyatakan kedua produk hasil riset Balitbang Kementang telah mengantongi izin status jamu dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM).

 “Level di BPOM itu jamu. Jamu ya sudah melalui tahap dan tidak melanggar anjuran di Indonesia. Roll dan inhaler di atas tanggal 24 sudah banyak, artinya sekian puluh ribu. Nanti bisa dibeli di toko obat dan mini market dengan harga sangat terjangkau,” katanya dalam konferensi pers, Senin (6/7).

Secara terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, Fajdry Jufry, memgatakan, protipe kalung antivirus eucalyptus bakal mulai dipasarkan secara bebas pada bulan Agustus mendatang.

Menudur dia, eucalyptus yang diteliti dan diuji oleh Balitbangtan Kementan secara laboratorium berpotensi menetralisir atau membunuh virus corona.

Produk tersebut dikembangkan dalam jenis kalung, roll on, serta inhaler. “Kalung (dipasarkan) pada bulan Agustus 2020 menunggu izin edar BPOM,” kata Fajdry. cnn/mb06