loader image

Hati-Hati, Usia Kepala Empat Rawan Kena Perlemakan Hati

Gaya hidup yang tak sehat, suka makan makanan yang penuh lemak bisa menyebabkan perlemakan hati. Penderita umumnya berusia 40 tahunan.

Penderita perlemakan hati sangat mungkin tidak menyadari dirinya menderita penyakit serius itu sebab tidak bergejala .”Perlemakan hati umumnya tidak bergejala. Pemeriksaan bisa dengan USG hati, yang sama seperti USG memeriksa jenis kelamin bayi pada ibu hamil,” kata Dr. dr. Irsan Hasan, SpP-KGEH, FINASIM dalam Webinar Menjaga Kesehatan Hati di Era New Normal belum lama ini.

“Perlemakan hati bagian dari sindrom metabolisme. Tidak jarang orang dengan perlemakan hati bukan mengeluh karena penyakitnya, tapi waktu medical checkup memang ditemukan fatty liver,” ujar dr. Irsan.

Setelah lemak terdeteksi, nantinya dokter menyarankan pemeriksaan lanjutan. Kemudian dokter juga akan memberikan terapi, terutama perbaikan gaya hidup karena lemak ini berkaitan dengan gaya hidup seperti pola makan.

Seperti dilansir Sindo News, agar lemak di hati tak menyebabkan komplikasi seperti peradangan hati, kegagalan hati dan kanker hati, dokter akan menyarankan perbaikan gaya hidup seperti mengatur pola makan, olahraga, menurunkan berat badan dan pem Adapun hepatoprotektor (obat yang memberikan perlindungan pada hati) yang diberikan, dikatakan dr. Irsan bukanlah terapi utama atau bukan peluruh lemak. “Obat ini sifatnya antiradang, antioksidan untuk memperbaiki membran sel hati,” kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) ini.okz/ron