loader image

PT.BRE Serahkan Pengelolaan Hutan Kota Kepada Pemda Tapin

HUTAN KOTA – Kepala Dinas LH Tapin Ir H Nordin MM bersama Mine Support Manager PT.BRE Joko Bagiono saat penandatanganan berita acara serah terima pembangunan Hutan Kota antara PT. Bhumi Rantau Energi dan Dinas Lingkungan Hidup Kab.Tapin.{herman}}

RANTAU,- Penandatanganan berita acara serah terima pembangunan hutan kota yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir H Nordin MS  bersama Mine Support Manager PT.Bhumi Rantau EnergiJoko Bagiono. Menandai secara resmi serah terima pengelolaan hutan kota dari PT.BRE kepada Pemda Tapin.

Seperti yang tertuang dalam berita acara pembangunan hutan kota, bahwa sebagaimana keputusan Bupati Tapin No.118.45/097/KUM 2010 tanggal 5 Agustus 2010 tentang penetapan lokasi pembangunan hutan kota dikawasan Rantau Baru, Kab.Tapin. Penetapkan lokasi pembangunan hutan kota di kawasan Rantau Baru seluas 5,5 hektar.

Pada tanggal 3 Maret 2011 telah ditandatangani kesepakatan bersama pengelolaan hutan kota antara PT.BRE dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan guna mendukung program OBIT (One Bilion Indonesian Trees). Dan pada tanggal 3 Oktober 2012 telah ditandatangani kerjasama pelaksanaan pembangunan hutan kota dikawasan Rantau Baru antara BRE dan Dishutbun Tapin.

Pada tanggal 17 Desember 2015 telah ditandatangani perjanjian kerjasama antara BRE dan Kepala Dishutbun mengenai ketersediaan lahan seluas 5 Ha di kawasan Rantau Baru yang akan dikelola oleh BRE berupa penyulaman tanaman mati, pembersihan lahan, pemeliharaan tanaman dan perbaikan jalan hutan kota. Jangka waktu pelaksanaan perjanjian ini 3 tahun sejak Januari 2016 sampai Desember 2018.

Tanggal 22 November 2017 telah ditandatangani berita acara penyerahan paving blok dihutan kota antara BRE dan Dinas Lingkungan Hidup Kab.Tapin dengan panjang 160 meter dan lebar 2 meter sebagai kontribusi PT.BRE dalam rangka memdukung pembangunan area terbuka hijau.

Seperti yang diutarakan H Nordin MS, karena proyek hutan kota telah selesai dilaksanakan seluruhnya oleh PT.BRE, karena itu para pihak sepakat menyerahkan pengelolaan hutan kota kepada Pemda Tapin.

“Terhitung sejak ditandatanganinya BAST ini, proyek hutan kota sudah beralih dari BRE kepada Pemda Tapin. Namun pada waktu-waktu tertentu yang akan diatur diluar BAST ini, BRE akan tetap melakukan pemeliharaan hutan kota,” papar Ir H Nordin kepada awak media, belum lama tadi.{{her/mb03}}