loader image

Pembunuh Pak Haji Diciduk Saat Menuju Kapal Penumpang Tujuan Jatim

Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Suhandi Akhmadi SIK, didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting SH, perlihatkan tersangka pembunuh pak Haji.(ist)

BANJARMASIN – Setelah buron selama satu hari, akhirnya pelaku pembunuhan Pak Haji di ciduk Tim Gabungan, Buser Polsek Banjarmasin Utara, Unit Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Resmob Polda Kalimantan Selatan, Rabu (01/07/2020) pagi, sekitar pukul 04.00 Wita.

“Benar, pelaku pembunuhan Pak Haji sudah di tangkap, di Kapal Penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, tersangka ini gagal kabur ke Madura Jatim,” ucap Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Suhandi Akhmadi SIK, didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting, SH.

Dikatakannya penangkapan terhadap tersangka Much Irvan alias Ervan (44), warga Jalan Patih Rumbih, Gang Tiga No 156, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selatan, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah oleh Tim gabungan, yang dipimpin Kapolsek Banjarmasin Utara.

“Saya pimpin langsung penangkapan itu bersama bersama Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting SH, Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Banjarmasin di backup personel Resmob Polda Kalimantan Selatan, di areal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pelaku gagal naik kapal penumpang tujuan pulau Jawa,” kata Kapolsek Banut.

Menurut Perwira Polisi yang pernah ikut Dalam Gugus Tugas Misi Perdamaian PBB ini, tersangka Much Irvan (44) di ciduk di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sesaat dia sudah mau naik kapal penumpang tujuan Banjarmasin – Madura Jatim, “Dia mengaku mau kabur ke Madura,” tutur AKP Gita Suhandi Akhmadi SIK.

Dijelaskan Kapolsek, dari tangan pelaku pembunuhan terhadap Pak Haji ini, di sita barang bukti berupa satu buah pistol Air Softgun lengkap dengan peluru, dan satu buah pisau belati yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban sebanyak tujuh mata luka tusukan.

Tersangka Much Irvan alias Ervan (44), adalah warga Jalan Patih Rumbih, Gang Tiga,  No. 156, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah ini menghabisi nyawa pak Haji Bahrudin alias H Udin (48), warga Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Ujung, RT40, RW03, Alalak Utara, Banjarmasin Utara.

Dilatar belakangi hutang pitang korban dengan pelaku pembunuhan, dari keterangan pelaku Ervan, pria ini sakit hati sebab korban yang memiliki hutang Rp7,5 juta tidak mau membayar, sedang sudah jatuh tempo pembasayarannya, tirisnya pelaku lebih sakit hati karena korban mengajak duel, “Dia tidak ada itikat baik,” sesal Ervan.

Dari pengakuan Ervan, karena utang itu, dimana korban susah di tagih, setiap kali ditagih pembayarannya, korban selalu mengelak, nanti di bayar, “Uang utang itu uang sewa truk, yang mana uang sewa itu, digunakan H Udin, dan tidak dibayarkan,” ucap ayah pemilik tiga anak itu.

Atas perbuatannya Much Irvan alias Ervan (44), dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP, junto pasal 338 KUHP, untuk dua temannya yang ikut diamankan juga dari Kuala Kapuas Kalteng sementara ini statusnya saksi, mereka diduga tidak ikut serta dalam pembunuhan tersebut.

Pemberitaan sebelumnya Pak Bahrudin alias H Udin (48), warga Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Ujung, RT40, RW03, Alalak Utara, Banjarmasin Utara, dianiaya oleh seorang pria, dengan tujuh luka tusukan di tubuh.

TKP di Jalan Alalak Utara, RT15, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, korban sempat mengendarai sepeda motor menuju ke Rumah Sakit, tengah perjalanan dia jatuh, kemudian di tolong warga, di  evakuasinya ke RS Ansari Saleh Banjarmasin, perawatan medis korban tewas. sam/ris