loader image

Polda Mulai Ungkap Motif Peletakan Kardus Diduga Bom

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifa’i

BANJARMASIN – Temuan kardus berbentuk segitiga yang di duga bom, kini sudah masuk penyidikan di Polda Kalsel yang ditangani oleh Ditkrimum Polda Kalsel.

Saat ini, Polda Kalsel lebih mendalami motif dari peletakan bungkus kardus berbentuk segitiga memanjang yang sebelumnya diduga bom, di halaman sebuah sekolah Swasta Jl S Parman Banjarmasin. Senin (29/06/2020) malam.

Sekolah yang letaknya tepat berasa di samping Warung Pak Temu seberang SPBU Pulau Laut itu sempat geger karena temuan ini.

Berdasarkan kesaksian pemilik Warung Pak Temu, benda mencurigakan tersebut pertama kali terlihat di bawa oleh seseorang berjenis kelamin perempuan, yang saat itu mengenakan baju gamis beserta cadar.

Perempuan bercadar itu datang sekira pukul 16.15 wita, menggunakan mobil Hitam. Setelah turun dari mobil perempuan tadi langsung menuju ke gazebo yang ada di halaman sekolah, kemudian meletakkan benda diduga bom tersebut.

Merasa curiga, saksi sempat kemudian bertanya mengenai benda tersebut, lalu perempuan itu menjawab bahwa benda itu merupakan pesanan kepala sekolah. Perempuan itu juga mengaku bahwa Dia seorang guru pengajar di sekolah tersebut.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochammad Rifa’i akui ada laporan malam kemarin, yakni seorang wanita menaroh kotak di duga berikan bom pesanan kepala sekolah.

Setelah pengecekan kotak berisi bungkus kardus dan sobekan koran. Tapi, Polda Kalsel menurutnya tetal melakukan penyelidikan terkait motif dari perkara tersebut.

 “Dua saksi telah diamankan dan dimintai keterangan, dan saat ini penyidikan sedang dalam proses,” katanya, Selasa (30/6). Menyikapi hal ini, ia berharap kepada masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya terlebih terhadap hal-hal yang men­curigakan. Mad/ris