loader image

DPRD Kalsel Kembali Kunker

Sekretaris DPRD Kalsel, Antung Rozaniansyah

BANJARMASIN – Sempat tidak bisa melaksanakan kunjungan kerja keluar daerah selama wabah corona virus disease atau covid 19 melanda banua ruang gerak wakil rakyat DPRD Kalsel dibatasi.

Legislator tak bisa melakukan kunjungan kerja (kunker) yang menjadi rutinitas dalam kondisi normal, akibat pengalihan anggaran, selain itu faktor keamanan menjadi kendala penting.

Namun belakangan meski masih dalam kondisi pandemi, DPRD Kalsel mewacanakan meningkatkan intensitas kunker bulan depan dalam rangka mengejar target kinerja.

Hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD Kalsel, awal pekan tadi diputuskan selama Juli, pimpinan dan anggota DPRD Kalsel bakal melakukan lawatan keluar daerah sebanyak 7 agenda, baik alat kelangkapan dewan melalui komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah maupun panitia khusus ( Pansus).

Sekretaris DPRD Kalsel, Antung Rozaniansyah, langkah ini dilakukan dalam rangka mengejar target  penyelasaian pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) yang sempat tertunda akibat pandemi corona.

Meski masih dalam suasana wabah yang belum berkesudahan, wakil rakyat terpaksa harus mengambil resiko melanjutkannya/ diantaranya studi komparasi dan konsultasi ke berbagai propinsi lain.

“Pemilihan daerah yang akan dituju dengan pertimbangan matang yakni prioritas wilayah berstatus zona hijau, “ujar Rozaniansyah di Banjarmasin, Selasa (30/6).

Meskipun Kapolri sudah mencabut maklumat larangan kerumunan, pihaknya tetap mengutamakan ketentuan protokol kesehatan.Sekwan menambahkan, terkait penganggaran kunker yang sebelumnya sebagian dialihkan untuk penanganan covid di banua akan menggunakan dana sisa simpanan yakni save anggaran yang tidak masuk dalam recofushing gugus tugas percepatan penanganan covid 19.

 “Sementara untuk tujuan kunker DPRD masih melakukan penjajakan ke propinsi  yang bersedia menerima kunjungan,” jelasnya.rds