loader image

Pelayanan KB Gratis Meriahkan Harganas

PELAYANAN – Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani meninjau pelayanan KB gratis di Kantor Balai Penyuluh KB Guntung Manggis Banjarbaru. istimewa

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk Ke­luarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2­KB­P3A) Kota Banjarbaru, menga­dakan pelayanan KB gratis dalam memeriahkan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke-27.

Bakti sosial pelayanan KB gratis ini digelar di Kantor Balai Penyuluh KB Guntung Manggis, Senin (29/6) pagi. Kepala DP2KBP3A Banjar­baru, Hj Mahrina Noor menga­takan, pelayanan KB gratis ini menjadi bagian dalam program pelayanan kontrasepsi satu juta akseptor yang secara serentak dilak­sanakan di seluruh Indonesia. 

Menurutnya, sesuai arahan dari kepala BKKBN pusat kalau di daerah tidak harus menggelar peringatan Harganas, pihaknya tetap mengadakannya dengan sederhana.  “Kami juga ditargetkan untuk ikut menyukseskan Rekor MURI satu juta akseptor se-Indonesia,” ujarnya.

Mahrina menjelaskan, pela­yanan KB gratis tersebut diikuti para peserta dengan berbagai jenis pelayanan KB. Di antara­nya, metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implan, dan vasek­tomi. Selain itu, juga diberikan pelayanan metode kontrasepsi jangka pendek, seperti pil, suntik KB, dan kondom.

Pihaknya menargetkan, pada hari ini (kemarin), pemasangan kepada 187 akseptor di Kota Banjarbaru dari pukul 08.00 hingga pukul 15.00 Wita.

 “Semoga semua target yang dicanangkan di Banjarbaru tercapai hari ini. Kami juga membagikan alat kontrasepsi mulai dari implan, kondom, IUD, pil, dan suntik sebanyak 4.062 buah,” katanya.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan, peringatan Harganas yang ke- 27 tahun ini begitu sederhana jika dibanding tahun sebelumnya yang begitu meriah, karena saat itu Kota Banjarbaru menjadi tuan ruma­h Harganas tingkat nasional. 

 “Tahun ini di tengah pandemi kita melaksanakan Harganas dengan sederhana, maknanya pesan membangun keluarga terencana itu tetap jalan, walau­pun di tengah pandemi,” ujarnya.

Menurut wali kota, saat pandemi Covid-19 banyak warga yang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Pihaknya khawatir akan terjadi ledakan penduduk dan ledakan kehamilan,” katanya 

Tahun ini secara nasional ada target satu juta akseptor KB baru, dan Banjarbaru mendapatkan target 156 akseptor baru. “Al­ham­­dulillah bisa kita penuhi, dan diupload datanya setelah dipasang implan. Semua by name by address terkirim ke pusat. Kami yakin target satu juta akseptor baru hari bisa tercapai,” ujar wali kota sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyuluh KB di Kota Banjarbaru, yang terus bekerja meski di tengah pandemi Covid-19. dio