loader image

Pelayanan Disdukcapil Dibatasi, Namun Online Buka

MARTAPURA  – Masyarakat yang hendak berurusan administrasi kependudukan pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar diimbau agar tetap di rumah saja untuk bisa menyelesaikan segala urusan kependudukannya dengan cara online dan tidak perlu mendatangi kantor Disdukcapil.

Hal ini diberlakukan sejak beberapa bulan lalu hingga sekarang dengan tujuan tidak terjadi penumpukan banyaknya warga guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.Demikian diungkapkan Kepala Dinas Dukcapil Banjar Azwar, Jumat (26/6) pagi.

Diakui Azwar meskipun saat ini pihaknya sudah membuka pelayanan, namun pelayanan tersebut terbatas hanya untuk masyarakat pemula yang sudah menginjak usia 17 tahun, yang berniat membuat KTP elektronik, guna melakukan perekaman.

Meski membuka pelayanan tatap muka, penerapan protokol tetap kesehatan Covid-19 juga diberlakukan dengan membatasi jumlah warga yang datang perharinya sekitar 50 orang saja.

 “Jadi yang mau bikin atau memperbaharui kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian dan sebagainya, bisa online saja di rumah, dengan cara mendownload aplikasi Star Banjar di playstore gratis, di aplikasi tersebut tersedia beberapa layanan dengan pendaftaran dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 14.00 siang,” ujarnya.

Azwar menambahkan bagi warga yang menemui kesulitan melalui aplikasi Star Banjar bisa menggunakan layanan pesan singkat whatshap di nomor-nomor tertentu. Untuk layanan rekaman KTP elektronik 082155846741, untuk akta kelahiran 085754128249, untuk kartu keluarga 085753555658, untuk pencetakan KTP El yang telah hilang atau ingin melapor adanya data bermasalah 085654804048.

Di masa pandemi Covid-19 ini Azwar juga meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Banjar karena tidak bisa melayani warga di beberapa UPT. Pelayanan UPT Kertak Hanyar dan Mataraman dengan terpaksa ditutup, sementara untuk SDM-nya kembali ditarik dan diberdayakan ke kantor Disdukcapil Banjar.

Mantan Sekretaris DPRD Banjar ini juga mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan jasanya dengan meminta imbalan.

 “Layanan kita semuanya gratis tidak dipungut bayaran, hanya saja kami menyediakan kurir yang mengantar dokumen milik warga sampai ketempat tujuan yang harus dibayar dengan biaya terjangkau,” bebernya.adi/rds