loader image

Kasus Dana BOS SMP Negeri 12 Segera Dilimpahkan

Kasi Intel Kejari Banjarmasin, Harwanto SH

BANJARMASIN – Kasus dugaan tindak pi­dana korupsi dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Banjarmasin yang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Banjarmasin sudah rampung.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra SH MH melalui Kasi Intel Harwanto SH, didampingi Kasi Pidsus Arif Ronaldi SH, Senin (29/6/2020).

Kasus dugaan korupsi dana BOS di SMPN 12 Banjarmasin ini ditangani pihak PIdsus, yang mana dari hasil pe­nyi­di­kan ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum serta terdapat kerugian keuangan negara berdasarkan hasil BPKP.

Dari hasil penyedidikan pun pihak penyidik telah me­ne­tapkan dua orang tersangka beriinisial AI dan A, yang dianggap yang harus mem­per­ta­ng­gungjawabkan kasus dugaan korupsi tersebut.

Kasus ini telah lama ditangani pihak Kejari Ban­jarmasin,yang mana kerugian negara sebesar Rp500 Juta.  “Berkas perkaranya telah rampung dan segeranya akan kita limpahkan ke pen­ga­dilan,”ucap Harwanto.

Saat ini pihak kejaksaan sendiri sedang mempersiapkan atau dakwaan, dan kalau semua sudah siap maka berkas perkaranya akan dilimpahkan.

Menurut pihak kejaksaan dari besarnya kerugian keuangan negara tersebut sudah sebagian ada dikembalikan para terdakwa, yakni sekitar Rp300 Juta.

Tersangka AI dan A, tidak dapat mem­per­ta­ng­gu­ng­ja­wab­kan dana BOS tahun 2016/2017-2017-2018, selama dua tahun ajaran.ris