loader image

99 Persen Golkar Usung Sahbirin Noor-Muhidin

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, H. Supian HK,didampingi Sekretaris, Adi Kartika, Ketua Penjaringan, Puar Junaidi, Dewan Pertimbangan, Nasib Alamsyah dan Ketua Bidang OKK, DR.H.Karlie Hanafi Kalianda saat menggelar jumpa pers terkait pencalonan pasangan H. Sahbirin Noor-H.Muhidin.(edoy)

BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Selatan pastikan 99 persen menyatakan mengusung H.Sahbirin Noor – H. Muhidin pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel tahun 2020.

Kepastian tersebut dengan ditandai keluarnya surat laporan hasil pelaksanaan tahapan seleksi bakal calon kepala daerah dari Partai Golkar pada Pilkada tahun 2020, pertanggal 26 Juni 2020 yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar.

H. Supian HK mengakatan DPD Partai Golkar Kalsel sudah memenuhi tahapan-tahapan dimana tahapan pertama mengusulkan nama Bakal Calon Wakil Gubernur Kalsel ada sebanyak 5 nama yang bakal diusung bersama H. Sahbirin Noor.

DPD Partai Golkar Kalsel menetapkan minta kepada DPP Partai Golkar keluarlah nama H. Sahbirin Noor-H. Muhidin yang sudah diturunkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Air Langga.

 “ Dukungan DPP Partai Golkar kemungkinan bulan Juli keluar, karena pada bulan Agustus akan ada deklarasi. Malah ada beberapa partai yang sudah mendapat persetujuan dari DPPnya untuk mengusung H. Sahbirin Noor- H. Muhidin yaitu PAN dan Nasdem , dipastikan 99 persen Golkar mengusung,” ujar H. Supian HK,didampingi Sekretaris, Adi Kartika, Ketua Penjaringan, Puar Junaidi, Dewan Pertimbangan, Nasib Alamsyah dan Ketua OKK, DR.H.Karlie Hanafi Kalianda di aula kantor DPD Partai Golkar Kalsel, di Banjarmasin, Senin (29/6).

Semua partai sudah mendaftar termasuk yang baru ada kesepakatan dengan Partai Demokrat karena antara Ketua Umum Golkar dan Demokrat sudah ada kesepakatan 34 provinsi harus berkoalisi baik kabupaten/kota maupun provinsi.

Begitu juga dengan Partai Gerindra dan Demokrat tinggal menunggu saja lagi, sedangkan partai yang lain sudah mendapat lampu hijau. Kalau melihat surat rekomendasi ke Ketua Umum DPP Partai Golkar hanya keluar nama H. Sahbirin Noor-H.Muhidin.

 “ Walaupun tanpa koalisi Partai Golkar sudah cukup melebihi kursi yang disiapkan, tapi kami bukan masalah itu untuk membangun Kalsel pasti kerjasama yang b aik karena kesusksesan pemerintah itu kesuksesan antar parpol, kepanjangan tangannya anggota dewan, kami tetap berkoalisi,” tegasnya.

Ketua Tim Penjaringan Pilkada Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi, mengatakan, sebetulnya dalam proses ada tahapan yang dilakukan termasuk penjaringan, termasuk sebelum diusulkan ke DPP Partai Golkar ini melalui proses yang cukup panjang, termasuk kemampuan finansial, hasil survey yang dilakukan.

 “ Jadi tidak ada karena faktor senang, Golkar sangat demokratis sesuai peraturan Pilkada artinya sudah betul-betul terseleksi orang-orang yang diusulkan,”ujar Puar.rds