loader image

Kalsel Dukung Percepatan Reforma Agraria

GUBERNUR Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor membuka Rapat koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Reforma Agraria Kalsel tahun Anggaran 2020 secara virtual, di Command Centre Provinsi Kalsel, di Banjarbaru. humas

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sah­birin Noor membuka secara resmi Rapat koordinasi (Ra­kor) Penye­leng­garaan Re­forma Agraria Kalsel tahun Anggaran 2020 secara virtual, di Command Centre Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Rabu (10/6).

Dalam arahannya, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengatakan, upaya per­cepatan reforma agraria di Indonesia, termasuk di Kalsel hingga saat ini harus terus diupayakan bersama.

 “Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan seluruh jajaran, khususnya kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujarnya.

Tugas ini, sebut Paman Birin, tidaklah mudah terlebih dimasa sekarang di tengah pandemi covid-19. Kementerian ATR/BPN juga fokus pada target 4,3 juta hektar program percepatan reforma agraria di tujuh provinsi yaitu Kalteng, Kalsel, Kaltim, Kalbar, Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan, yang dicapai hingga tahun 2024 nanti.

Selain itu, penyelenggaraan reforma agraria sebagai salah satu strategi nasional dalam mem­berdayakan dan menyejahterakan rakyat, tentu kami, Pemprov Kalimantan Selatan siap dalam berperan aktif mendorong ke­berhasilan program ini.

Namun demikian, kata Paman Birin, diyakin jika kita terus menjalin sinergi, koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, tantangan ini dapat kita lalui bersama.

Ditambahkan Paman Birin, tujuan penyelenggaraan reforma agraria adalah untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah, memberdayakan masyarakat melalui akses reforma agraria serta menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi kemiskinan.

 “Melalui kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan koor­dinasi antara anggota tim gugus tugas, sekaligus seluruh jajaran pelaksana reforma agraria di pusat dan daerah,” tambahnya.

Paman Birin yang juga Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel berharap kepada seluruh peserta rapat koordinasi, untuk aktif mengungkapkan sampai dimana kerja yang sudah dicapai, rencana serta langkah ke depan serta apa saja yang masih menjadi kendala dan hambatan yang ditemui di lapangan.

 “Saya berharap mudah-mu­dahan rapat koordinasi ini dapat menghasilkan solusi yang tepat sehingga target-target yang sudah dite­tapkan dapat tercapai,” harapnya.

Rakor Reforma Agraria ini juga diikuti langsung Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra dan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN Provinsi Kalsel, Alen Saputra, SH, MKn. rny/ani