loader image

Perluas Program Warung Tetangga, Kemenkop Gandeng BUMN

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemen­kop UKM) menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menangani soal pangan. Hal ini bertujuan, memperluas jangkauan Program Warung Tetangga.

Dua BUMN yang digandeng yakni PT Berdikari (Persero) dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics yang sebe­lumnya telah menyatakan siap mendistribusikan penjualan telur sebanyak 5.040 kilogram (kg). Telur akan didistribusikan demi memenuhi dan mendukung pro­gram Warung Tetangga dari Kemenkop dan UKM.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria menyambut baik BUMN yang mendukung k­e­berlang­sungan usaha parapelaku koperasi dan UMKM di masa pandemi Covid-19.

“Kerja sama dengan BUMN ini rencananya akan berlanjut, Berdikari dan BGR akan kembali memesan dan mendistribusikan bahan pangan untuk Program Warung Tetangga,” katanya melalui siaran pers.

Direktur operasional PT Ber­dikari Muhammad Hasyim telah menjelaskan, program ini meru­pakan bagian dari partisipasi Berdikari sebagai bagian dari BUMN klaster pangan dalam menjaga ketersediaan bahan panga. Khususnya sumber ma­kanan dan protein hewani serta dalam rangka menjaga stabilitas harga telur di level peternak.

“Kami harapkan juga dapat membantu peternak dalam proses distribusi produknya. Selain itu penyerapan telur ini merupakan bentuk dukungan Berdikari pada program Kemenkop guna mem­bangkitkan UKM melalui program warung tetangga,” tutur dia.

Kerja sama pada tahap awal ditandai dengan penyerahan komo­ditas telur dari Berdikari ke gudang konsinyasi BGR Logistics yang berda di BGR Logistics Divre DKI Jakarta.

Supaya kerja sama bisa terlak­sana, tahap pertama Berdikari langsung melakukan penyerapan telur dari peternak melalui koperasi Putra di Blitar sebanyak 5.040 kg dengan harga Rp 16.500 per kg.

Direktur Utama BGR Logistics Kuncoro menambahkan, pihaknya akan membantu proses distribusi penjualan telur milik Berdikari. Dengan begitu bisa sampai ke pelaku UKM warung yang telah tergabung dalam program warung tetangga yang diinisiai oleh Kemenkop.

Ia menjelaskan, proses pema­saran dan distribusi tersebut akan dilakukan secara digital meng­gunakan aplikasi yang telah disia­pkan oleh pihak BGR Logistics. Lalu pelaku UKM warung yang telah tergabung dalam program itu akan dapat membeli telur dari Berdikari menggunakan aplikasi yang telah disiapkan tersebut.

Para pelaku UKM warung akan melakukan order secara online. Kemudian akan dikirim oleh pihak BGR Logistics ke lokasi pelaku UKM warung yang membeli.

“Tujuannya supaya para pelaku UKM warung dapat tetap menjaga ketersediaan stok barang yang akan di­jual ke masyarakat,” ujar Kuncoro.­ rep/mb06