loader image

Balangan Siapkan Ruangan Isolasi Khusus PDP Covid-19

KARANTINA – Bupati Balangan H Ansharuddin saat meninjau SKB Paringin. Selain akan menggunakan ruang isolasi khusus yang baru selesai dibangun di RSUD Balangan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Balangan juga menyiapkan ruang karantina PDP Covid-19 di gedung SKB Balangan yang berlokasi di Komplek Citra Permai, Kelurahan Paringin.(sugiannor)

PARINGIN, MB – Selain akan menggunakan ruang isolasi khusus yang baru selesai dibangun di RSUD Balangan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Balangan juga menyiapkan ruang karantina PDP Covid-19 di gedung SKB Balangan yang berlokasi di Komplek Citra Permai, Kelurahan Paringin.

Bangunan dengan jumlah 10 ruangan tersebut, nantinya dijadikan tempat karantina khusus  PDP Covid-19 yang di Bumi Sanggam.

Bupati Balangan, Ansharuddin menyampaikan, pilihan akan digunakannya SKB sebagai karantina karena tempatnya dianggap memenuhi syarat. Mulai dari ruangan, serta tempat beraktifitas bagi pasien.

Apalagi menurut ketua Tim GTPP Balangan, pengawasan dengan penjagaan pun bisa lebih efektif, karena area SKB yang dikelilingi pagar dan rencananya akan disiapkan ruang pemantauan bagi petugas.

“Ada 10 ruangan yang bisa diberi sekat menjadi tiga ruangan. Jika jumlah PDP bertambah, kita masih ada aula yang bisa sampai 20 ruangan. Jadi tempat karantina ini akan menyediakan 50 kamar yang siap digunakan,” ucap Ansharuddin disela meninjau lokasi tersebut, Minggu (31/5/2020).

Untuk penyekatan ruangan sesuai kebutuhan, lanjut Anshruddin, nantinya akan dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Balangan dalam waktu secepatnya.

“Untuk pengamanan kita akan melibatkan Tim dari TNI Polri serta Satpol PP Kabupaten Balangan, ini guna meminimalisir adanya kemungkinan PDP yang kabur,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Abdul Basid menyampaikan, 10 ruangan yang tersedia merupakan bangunan baru dalam pengelolaan Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan.

Tempat itu awalnya, menurut Basyid, bagian dari komplek SKB yang direncanakan sebagai ruang belajar. Namun karena saat ini proses pembelajaran belum berjalan, sehingga bisa digunakan untuk karantina PDP Covid 19.”Satu ruangan akan disekat menjadi tiga bagian. Sehingga memungkinkan untuk menampung 30 PDP ringan yang ada di Balangan.

Ada 10 ruangan yang tersedia dan satu bangunan merupakan bangunan bertingkat. Tempat karantina nya juga cukup memadai serta kebersihannya kami jaga,” pungkasnya. (SA/mb03)