loader image

PSBK Di Kelurahan Perlu Dukungan Dana

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Afrizaldi PSBK ditingkat kelurahan dan RT perlu dukungan dana untuk operasional mereka.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin diminta untuk mendukungan dana, yang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), ditingkat kelurahan hingga Rukun Tetangga (RT).

Menurut anggota DPRD Kota Banjarmasin Afrizaldi, langkah pemerintah kota, untuk menerapkan PSBK tingkat kelurahan dan RT, perlu didukung dengan dana penuhnya, dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masing-masing kelurahan.

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)tahap 3, dengan menerapkan PSBK di tingkat kelurahan hingga RT,” Diharapkan bisa efektif untuk menurunkan kasus Covid-19,”ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, pelaksanaan PSBK itu, akan lebih efektif bila dukungan, langsung oleh pemerintah kota secara penuh, terutama bagi para petugas dlingkungan di tingkat RT dan tidak hanya bentuk imbauan.

“Memutus mata rantai dengan penerapan PSBK perlu, tetapi mereka jangan dibebani tugas dan tanggungjawab, tapi dari segi insentif dan keamanan mereka tidak ditanggung,” kata Wakil ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin ini.

Dijelaskannya, tugas Ketua RT dan perangkatnya, dalam melaksanakan PSBK tersebut, tentunya banyak bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, hingga potensi konflik mudah terjadi, seperti apa pendampingan hukum bagi mereka nantinya, itu harus diperhatikan juga.

Selanjutnya, dirinya menyayangkan tidak maksimalnya, tugas Satpol PP dalam mengawal peraturan, terkait penerapan PSBB tersebut, di mana sudah diterapkan, hingga tiga kali yang berakhir pada 31 Mei 2020.

Padahal, anggaran operasional untuk Satpol PP, dalam mendukung terlaksananya penerapan PSBB cukup besar, namun efeknya belum begitu maksimal.

“Karena kalau hanya duduk di pos perbatasan bersama pihak kepolisian dan TNI, jadi pemborosan anggaran, anggaran daerah kita untuk penanganan Covid-19 ini sudah minim,”jelasnya. edo