loader image

Polda Kalsel Salurkan Bantuan 5 Ton Beras

BANTUAN – Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH lepas penyaluran bantuan beras sebanyak 5 ton kepada warga terdampak Covid-19. mb/humas

BANJARMASIN – Sebagai bentuk perlawanan terhadap Pandemik Covid-19 di Kalsel, ke­marin Polda Kalsel salurkan bantuan beras sebanyak 5 ton.

Dilepas langsung oleh apolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta, SIK SH MH, Pendistribusian Bantuan Sosial ini merupakan bantuam dari Kapolri melalui Polda Kalsel kepada Masyarakat Banua yang Terdampak Covid – 19.

Dengan jumlah bantuan beras sebanyak 1000 Sak atau setara dengan 5 ton beras, akan dibagikan langsung oleh Bhabinkamtibmas dan anggota Direktorat Samapta Polda Kalsel kepada warga Kalsel.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang dihadapkan wabah berbahaya yakni virus orona yang sudah merambat Kalimantan Selatan dalam dua bulan terakhir.

Selain itu bantuan ini juga wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sehingga melalui Polda Kalimantan Selatan bantuan Inipun disalurkan untuk warga di Banua ini yang terdampak Covid-19.

Selain bantuan ini se­belumnya Polda Kalimantan Selatan juga menyalurkan bantuan bantuan lainnya melalui beberapa bidang baik itu berupa sembako hingga bantuan berupa uang tunai yang sebelumnya sudah dijalankan oleh Ditlantas Polda Kalsel.

Bantuan ini merupakan bentuk konsistensi Polda Kalsel dalam hal turut serta memerangi wabah virus Corona di Banua ini. “Jadi, bukan hanya pengamanan, namun bantuan pun juga disalurkan oleh Polda Kalsel,” katanya.

Pada dasarnya Polda Kalsel menilai bahwa menghadapi pandemic Covid-19 ini harus dilakukan semua pihak tak terkecuali Kepolisian salah satu jalannya adalah, memberikan bantuan sembako untuk masyarakat yang diimbau tetap di rumah.

Selain itu pihaknya juga mengajak kepada semua elemen masyarakat baik itu pengusaha maupun pejabat-pejabat serta aparat ang memiliki penghasilan lebih, untuk turut membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 karena dengan Itulah masalah ini bisa teratasi.

“Mari kita bersama-sama mengatasi masalah ini, karena selain dampak kesehatan wabah ini juga mempengaruhi hal-hal lainnya seperti ekonomi,” ucapnya. Mad/ris