loader image

Empat Petugas Penagihan Reaktif

Disperindag Lengkapi Alat Pengamanan Covid-19

ICHROM MUFTEZAR

BANJARMASIN – Empat dari 35 pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin reaktif dalam rapid test. Tak hanya itu, satu pegawai lainnya juga terpaksa dirawat di RSUD Ulin, meskipun belum mengetahui hasil swab usai dilakukan rapid tes.

Kepala Bidang dan PSDP Disperindag Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, rapid test dilakukan setelah mengetahui banyaknya kasus reaktif pada enam titik pasar di Banjarmasin, sebagai antisipasi penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 lebih luas lagi.

Pengambilan rapid test tersebut juga sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, dimana petugas penagihan retribusi pasar merupakan pekerjaan yang banyak melakukan kontak fisik dengan banyak orang di lapangan atau pasar.

“Mereka yang kontak langsung di lapangan dengan pedagang sehingga mungkin rentan,” katanya. “Mudah-mudahan hasilnya negatif ya, dan bisa diberikan kesembuhan secepatnya,” harapnya.

Untuk itu, ia kembali mengimbau akan kesadaran warga pasar khususnya, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. “Karena sehebat apa pun imbauan pemerintah tanpa diimbangi kesadaran masyarakat, maka akan percuma,” tegasnya.

Tak hanya itu, sebagai perlindungan, kepada pegawainya baik yang ASN ataupun kontrak jika terjun ke lapangan harus melengkapi diri dengan perlengkapan perlindungn Covid-19. Seperti sarung tangan, masker serta masker plastik penutup untuk melindungi terkenanya virus corona. via