loader image

DPRD Kalsel Tunda Kunker Keluar Daerah

Ketua DPRD Kalsel, H.Supian HK menjelaskan menundaan jadwal kunker keluar daerah anggota dewan.(edoy)

BANJARMASIN – Rencana  kegiatan kunjungan kerja keluar daerah , 55 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan ditunda melihat kondisi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Pasalnya, wakil rakyat yang duduk di DPRD Kalsel melihat posisi berada Kota Banjarmasin yang merupakan zona merah penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan masih berstatus PSBB, sehingga belum saatnya melakukan kegiatan kedewanan apalagi menerima tamu dari luar dan keluar daerah.

Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, mengatakan, setelah di evaluasi dimana DPRD Kalsel terletak di Kota Banjarmasin yang merupakan zona merah akhirnya membatalkan kunjungan kerja dari luar begitu juga sebaliknya.

Masih banyak yang harus dilakukan pencegahan dulu, dimana swab tes itu masanya 7 hari misalnya di Banjarmasin tidak masalah hasilnya, belum tentu disana seperti itu.

” Kita memang menuda kunker keluar daerah dan itu akan disampaikan pada rapat Banmus kembali dengan alasan karena kantor DPRD Kalsel terletak di Kota Banjarmasin yang merupakan termasuk zona merah,”ujar Supian HK di Banjarmasin, Rabu (27/5)

Begitu juga untuk kunjungan kerja dari luar ditunda dulu, alasan karena Kota Banjarmasin masuk zona merah.”Semua daerah lain yang ingin kunker ditunda dulu dengan waktunya yang belum ditentukan melihat situasi kondisi perkembangan Covid-19,”jelasnya.

Namun terkait penanganan Karhutla sangat berdampak sekali menghadapi kemarau, pembagian dana tumpang tindih karena sangat perlu bagi dewan, tapi tetap memperhatikan keprotokolan Covid-19.

“Sedangkan dana yang kita dialihkan itu perjalanan keluar negeri, Lemhamnas dan bimtek, “tegasnya.

Artinya tidak ada anggaran semuanya diserahkan untuk keluar negeri, Lemhamnas dan bimtek khusus menangani Covid-19.Tapi kalau ada dana silva berakhir akan dikembalikan lagi.

Sebelumnya, pada rapat Banmus DPRD Kalsel menjadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta. Serta menerima kunjungan kerja dari daerah lain.rds