loader image

Waspadai Harga di Zona Merah

JAKARTA – Kementeri Perdagangan (Keme­n­dag) berupaya menjaga kestabilan harga barang kebutuhan pokok (bapok) saat Lebaran di daerah zona merah pandemi Covid 19.

Hal itu ditegaskan Inspektur Jenderal Kemendag Srie Agustina saat memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar (OP) gula oleh Perum Bulog sekaligus memastikan kondisi stok dan harga bapok dan di Pasar Rau, di Serang, Banten. “Kondisi harga bapok di Pasar Rau secara umum terpantau stabil,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (19/5).

Ia berharap, OP gula Adapun OP gula oleh Perum Bulog kepada para pedagang gula, dapat segera memotong mata rantai. Dengan begitu harga gula segera dapat mencapai harga acuan Rp 12.500 per kilogram (kg).

Bulog memasok sekitar 1,4 ton gula kepada tujuh pedagang gula di Pasar Rau. Masing-masing pedagang mendapatkan sekitar 200 kg gul untuk dijual dengan harga sesuai acuan.

Secara bertahap, Bulog juga akan memasok gula ke tiga pasar lainnya di Banten. Meliputi Pasar Lama, Pasar Kranggot, dan Pasar Petir.

Srie mengatakan, Bulog bersama beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan produsen lain yang men­dapatkan penugasan dari pemerintah sudah seharusnya bisa melakukan stabilisasi harga. Mekanisme OP kepada para pe­dagang ini diharapkan dapat mempercepat penurunan harga gula sehingga saat Idul Fitri, harga gula sudah kembali normal.

Kemendag, lanjutnya, mengapresiasi kerja cepat Bulog yang telah melakukan OP di seluruh Indonesia. Termasuk upaya yang dilakukan produsen lainnya. rep/mb06