loader image

5 Pemanis Pengganti Gula untuk Cegah Diabetes

Konsumsi gula berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya diabetes. Karenanya, penting membatasi konsumsi gula atau mencari alternatif lain.

Dikutip dari Solopos.com, World Health Organization (WHO) telah menyarankan asupan gula untuk pria sembilan sendok teh, se­dang­kan wanita enam sendok teh per hari.

Konsumsi gula dibatasi un­tuk mencegah penyakit de­generatif. Penambahan berat badan, diabetes, dan penyakit jan­tung hanyalah sedikit dari penyakit degeneratif yang bisa mun­cul akibat konsumsi gula berlebih.

Alternatif yang berkembang saat ini adalah menggunakan pemanis pengganti gula. Ada banyak ragam pemanis mulai yang alami sampai sudah diolah. Kementerian Kesehatan di laman mereka memaparkan beberapa pemanis pengganti gula yang dapat dicoba sebagai berikut :

Madu

Madu adalah pemanis alami yang mengandung beragam manfaat, seperti vitamin dan mineral. Madu pun bermanfaat mengurangi rasa cemas, dan mengobati gangguan pencernaan. Namun, harus diingat yaitu konsumsinya tetap harus dibatasi karena bagaimana pun madu = gula.

Jus Buah

Ini merupakan pengganti umum untuk gula. Tapi, sangat penting untuk minum jus dengan tidak menambahkan gula di dalamnya. Hindari juga untuk menambahkan pemanis seperti sirup atau susu.

Gula Kelapa

Selama ini dikenal dengan gula aren. Gula kelapa ini terkenal sangat baik karena memiliki indeks glikemik rendah.

Kurma

Diproduksi dari buah kurma yang telah dikeringkan dengan mendehidrasi buah tersebut. Manfaat gizi dari kurma dan rasa manis di dalamnya menjadikan kurma baik digunakan sebagai alternatif dari gula.

Sirup Beras Merah

Pemanis pengganti gula ini dibuat dari beras merah yang dididihkan. Sirup gluten ini memiliki banyak manfaat dari beras merah yang sehat. Sirup beras merah dapat digunakan sebagai pengganti gula seperti dalam makanan pancake dan salad.okz/ron