loader image

Pemohon Izin Berkurang 50 Persen

Komisi I DPRD Kota Banjarmasin bersama Dinas PMPTSP Kota Banjarmasin terkait LKPj walikota tahun 2019.

BANJARMASIN – Pelayan Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, selama Covid-19 ini berlangsung, pemohonan izin berkurang hingga 50 persen.

Dengan wabah virus corona tentunya, semua sektor berdampak bukan saja dibidang ekonomi, tetapi dari segi pelayanan juga berimbas, terbukti dinasnya pelayanan pemohonan perizinan 50 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala DPMPTSP Kota Banjarmasin Ir H Muryanta, saat menghadiri rapat kerja membahasa LKPj APBD tahun 2019, dengan jajaran Komisi I DPRD Kota Banjarmasin.

Dikatakan Muryanta, selama pendemi Covid-19, dinasnya menutup pelayanan perizinan tatap muka dan diganti dengan layanan E-Perizinan yakni, ada 236 item izin yang diberikan dalam E-Perizinan itu.

Hal ini untuk mendukung E-Perizinan tersebut, pihaknya sudah bekerja sama dengan PT Pos. Namun, ingatnya, dalam permohonan kelengkapan persyaratan harus diperhatikan.

“Jika urusan selesai, tinggal tunggu di rumah. Berkasnya akan diantar PT Pos. Namun saat Covid-19 ini, jumlah permohonan izin yang masuk DPMPTSP Banjarmasin juga berkurang hingga 50 persen,” katanya.

Menurut H Muryanta, keuntungan perizinan melalui via elektronik tersebut, lebih transparan dan mudah serta efisiensi, Selain itu sekaligus untuk mencegah aksi pungutan dan sejenisnya.

Oleh karena itu DPMPTSP akan mengusulkan Mall Perizinan, tapi proyek ini tergantung keuangan daerah,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Suyato menilai, kinerja DPMPTSP Banjarmasin sudah hampir 100 persen. Mendukung dan meningkatkan program pelayanan di dinas tersebut, ia akan siap membantu memperjuangkan anggaran saat rapat anggaran.

“Soal Mall Perizinan saya nilai bagus. Namun realisasinya harus menunggu kondisi anggaran yang pas,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengataka, pihaknya akan berupaya mendukung upaya dan usulan DPMPTSP tersebut, akan dibawa nantinya, kedalam rapat anggaran.

“Kami akan mengusahakan untuk Mall tersebut bisa terwujud karena untuk kepentingan masyarakat banyak ,”kata lelaki yang akrab disapa Awi ini.edo