loader image

Mudik Tak Lagi Diimbau Tapi Dilarang

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH. mb/Mad

BANJARMASIN – Polda Kalsel pertegas larangan mudik terhadap masyarakat, khus­us­nya untuk kawasan yang sedang menjalankan Pemb­a­tas­an sosial Berskala Besar (PSBB).

Mebgacu pada surat edaran menteri PAN-RB No 46 tahun 2020 tentang pembatasan bepergian keluar daerah, Polda Kalsel kali ini vesikap tegas tak lagi mengimbau tapi melarang untuk mudik lebaran. Hal itu dikarenakan penyebaran virus corona sudah sangat di daerah, sehingga perlu pembatasan sosial yang lebih ketat.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Muhammad Rifa’i SIK menyikapi penanggulangan pandemik Covid-19 di Kalsel yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Setelah larangan tegas bagi ASN untuk mudik di­ber­la­ku­kan, masyarakat khususnya warga yang berada di kawadan PSBB, diperingatkan untuk tak mudik selama pandemik Covid-19 ini.

Hal ini diberlakukan untuk memutus mata rantai pen­ye­bar­an virus corona di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini diharapkan dapat disadari masyarakat karena dengan mudik bisa saja sekaligus membawa virus dan mem­per­lu­as penyebarannya.

Bahkan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH mengatakan, karena mudik bisanya melakukan perjalanan jauh, maka besar kemungkinan terjangkit dalam perjalanan.

“Kendati kita tak terkena virus, kita tetap tak tahu diperjalanan bisa tertular, karena wabah ini tak bisa dideteksi keberadaanya,” katanya.

Untuk itu, larangan mudik mulai diberlakukan, mengingat awal penyebaran virus corona adalah dari bepergian ke satu daerah ke daerah lain. Mad