loader image

Lemkari Banjar Bersinar Ditingkat Nasional

Pelatih Lemkari Kalsel, Yusfiansyah. mb/Mad

Karateka Lemkari Kabupaten Banjar kembali membuat harum nama daerah di kejuaraan karate nasional. Melalui kejuaran bersifat virtual bertajuk Primero Virtual Karate Championship 2020, Lemkari Banjar mempersembahkan banyak medali.

Sedikitnya satu emas, dua perak dan satu perunggu plus juara favorit pilihan netijen berhasil dibawa pulang karateka Lemkari Banjar yang mewakili Lemkari Kalsel dan anggota Forki kalsel diajang yang diikuti karateka se Tanah Air itu.

Medali utama atau emas diraih atlet kata senior dan juga pelatih Lemkari Banjar di katagori kelas veteran dua perak disumbang Cantik Meza Salsabila dan Fathma AS sedang perunggu diraih M Aminuddin.

Lebih membanggakan gelar karateka terbaik dengan like 3,7 ribu diberikan ke karateka muda Muhammad Fakhri dari semua kategori umur.

Pelatih Karateka Lemkari Kalsel, Yusfiansyah meng­a­ta­kan sangat bangga dengan hasil ini karena ini sejarah virtual pertama dalam lingkup Forki nasional mendapatkan 1 emas,2perak dan 1 perunggu.

“Kalau diKejurnas perguruan kita mudah men­da­pa­t­kan emas tapi kalau kejurnas level Forki nasional me­n­da­pat­kan perunggu aja sudah hal luar biasa apalagi emas dan perak,” katanya.

“Jadi ini suatu prestasi yg luar biasa Alhamdulillah semua berkat dukungan Ketua Forki  Kalsel H Sahbirin Noor dan Ketua Lemkari Kalsel Danrem 101 Antasari juga,” kata Yusfi sapaannya.

Karate Kalsel ini se­be­nar­nya akan maju dengan adanya duet seorang karateka Ketua Forki dan pelatih lokal yang asli banua yang sudah terbukti mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional.

Apalagi Kejuaraan ini meski hanya bersifat virtual namun digarap dengan serius mengingat juri yang tampil merupakan juri-juri yang memiliki nama di olahraga karate.

Mereka yakni dua mantan karena nasional kata Indonesia dan satu juri mantan karateka kata nasional Thailand juga ikut menilai.

Kejuaraan ini digelar untuk mengisi kekosongan kejuaraan karate dalam situasi pandemi global virus corona (Covid-19) yang mengharuskan orang melakukan physical distancing. Tidak seperti kejuaraan umunya, ajang ini dilaksanakan secara online dengan meng­i­rim­kan video gerakan Kata.

Untuk kategori yang dilombakan cukup beragam. Pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior, senior, veteran 31-40 tahun, veteran 41-50 tahun, dan veteran di atas 51 tahun.

Yusfi sendiri selain sebagai pelatih juga ikut ambil bagian untuk katagori kelas veteran. Sertifikat pelatih Yusfi mulai Penataran pelatih bersama pelatih nasional sepanyol Sensei Antonio Seba, sensei Ari Palagan pelatih nasional Malaysi, Sensei Nijimura pelatih nasional jepang,sensei Okay Arpha pelatih Nasional Turki, pelatihan Nasional Koni pusat,pelatihan Nasional PB Forki. Mad