loader image

Dinas P3A Urutan Kedua Serapan APBD Terbesar

Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat pembahasan LKPj tahun 2019 dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Banjarmasin, urutan kedua paling besar serapan anggaran, pada APBD tahun 2019.

Pada tahun 2019 lalu, Dinas P3A mampu menyerap anggaran sebesar 96,4 persen dan menjadi urutan kedua, paling besar serapan anggaran di Pemerintah Kota Banjarmasin.

Hal ini terungkap saat, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin telah melakukan rapat pembahasan Laporan keterangan pertanggungjawaban

(LKPj) Walikota Tahun 2019, dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Banjarmasin Senin, (18/5)lalu.

Menurut Kepala Dinas P3A Kota Banjarmasin Iwan Fitriadi, sementara itu, realisasi anggaran Triwulan I tahun 2020, pihaknya telah merealisasikan 15,5 persen anggaran dari yang ditargetkan kisaran 5-10 persen.

“Dari Bulan Januari hingga akhir Maret kita sudah menggenjot sosialisasi tentang puskesmas,sekolah layak anak sampai hak sipil anak,” ungkapnya.

Disamping itu. Iwan Fitriadi menjelaskan, semua anggaran SKPD mengalami pemangkasan yang dialihkan, ke percepatan penanganan Covid-19, untuk Dinas P3A sendiri hingga hari ini, telah dipangkas sebesar 24,4 persen atau senilai Rp700 Juta lebih.

“Pagu anggaran kami di tahun 2020 senilai Rp3,1 M yang dipangkas hingga hari ini sebesar Rp700 juta untuk penanganan Covid-19,”jelasnya.

Selanjutnya, Ketua komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali mengatakan, dirinya mengapresiasi kinerja Dinas P3A, yang mampu maksimalkan menyerap anggaran di tahun 2019 lalu, dan pada Triwulan I sudah melampaui target yang ditentukan.

“Kita harapkan realisasi pada triwulan berikutnya dapat dipertahankan dan lebih baik begitu juga dengan Dinas lainnya,”kata politisi Partai Golkar ini.edo